Ekskavasi Bawah Air Situs Soasio Tidore Ungkap Jejak Perdagangan Rempah Abad ke-17

Cagar Budaya Bawah Laut Situs Soasio Malut (Dok Kemenbud)
Cagar Budaya Bawah Laut Situs Soasio Malut (Dok Kemenbud)
-

Tidak ada video disisipkan.

MALUT, TEROPONGMEDIA.ID — Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Maluku Utara berhasil menyelesaikan ekskavasi cagar budaya bawah air di Situs Soasio, Kota Tidore Kepulauan, pada 16-24 Juli 2025. Kegiatan ini mengungkap sejumlah temuan bersejarah, termasuk bangkai kapal, fragmen keramik, guci, dan forno (cetakan sagu) yang diduga berasal dari masa kejayaan perdagangan rempah abad ke-17.

Temuan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pelindungan warisan budaya maritim Indonesia. Selain itu, hasil ekskavasi ini juga membuka wawasan baru mengenai sejarah pelayaran dan perdagangan di kawasan Maluku Utara, yang dulunya menjadi pusat perdagangan rempah dunia.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya Sahabat Budaya, untuk turut serta menjaga dan melestarikan kekayaan budaya bawah air sebagai bagian dari identitas bangsa dan warisan dunia,” ungkap pihak Balai Pelestarian Kebudayaan dalam pernyataannya.

Ekskavasi Situs Soasio ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk penelitian lebih mendalam guna mengungkap peran penting kawasan ini dalam jalur rempah Nusantara.

Kawasan Cagar Budaya Soasio Lama

Jauh-jauh hari, Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Maluku Utara menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) penyusunan masterplan Kawasan Soasio Lama, pada Kamis (26/10/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan termasuk tokoh adat dan pemerhati budaya. Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, secara resmi membuka forum tersebut dengan menekankan pentingnya pelestarian kawasan bersejarah di Kelurahan Soasio.

“Kelurahan ini menyimpan banyak situs penting seperti Kedaton Kesultanan Tidore, Makam Sultan Nuku, serta benteng peninggalan Portugis dan Spanyol yaitu Benteng Tahula dan Benteng Torre,” kata Ismail, mengutip Info Publik.

Dukomalamo menyatakan apresiasinya atas inisiatif penyusunan masterplan yang dinilainya sebagai langkah strategis untuk melindungi warisan budaya. Pengelolaan cagar budaya harus dilakukan secara profesional melalui perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan yang tepat.

BACA JUGA

Jabar Didorong Kaji dan Eksplorasi Situs Budaya

AS Kembalikan 6 Artefak Cagar Budaya ke Indonesia

Ia berharap kawasan ini dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus menjaga kelestarian nilai-nilai tradisi. Iwaulini, Kepala Sub Bagian Umum Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI, mengungkapkan bahwa sejak 2009 pihaknya telah mendata 84 potensi cagar budaya di Tidore.

“Kami telah memugar Benteng Torre sebagai langkah awal pelestarian. Melalui FGD ini, kami ingin menggali masukan dari semua pihak untuk menyusun rencana pengembangan yang komprehensif,” jelasnya.

Forum ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan pengelolaan cagar budaya yang berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan pelestarian di tengah arus modernisasi.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

3

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri