DPRD Dorong Wali Kota Bandung Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov dan Pusat

DPRD Dorong Wali Kota Bandung Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov dan Pusat
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menegaskan pentingnya kesinambungan pembangunan kota. Menurutnya, capaian yang telah diraih para pemimpin sebelumnya harus dijaga dan disempurnakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita semua harus melanjutkan apa yang sudah dirintis para pendahulu. Menjaga yang sudah dibangun, sekaligus menyempurnakan hal-hal yang perlu diperbaiki agar lebih bermanfaat bagi warga,” kata Asep, Jumat (26/9/2025).

Asep menekankan, kedekatan antara pejabat publik dengan masyarakat menjadi kunci penting. Legislator, termasuk anggota DPRD, diharapkan rutin untuk turun ke daerah pemilihan (dapil) untuk menyerap langsung aspirasi warga.

“Kita harus lebih sering bertemu konstituen. Merasakan apa yang mereka rasakan hari ini, itu bagian dari tanggung jawab kita,” ucapnya.

Baca Juga:

Tema dan Makna Logo Hari Jadi Kota Bandung 215

Dapur MBG Kota Bandung Jadi Percontohan Ekonomi Sirkular, KLHK Siapkan Dukungan Pengelolaan Sampah Organik

Dalam fungsi pengawasan, DPRD Kota Bandung berkomitmen memastikan program-program prioritas Pemkot benar-benar berjalan.

Asep menyebut, sesuai arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, program prioritas mencakup pengentasan kemiskinan, pengurangan pengangguran, penanganan kemacetan, serta pengelolaan sampah dan banjir.

Terkait anggaran infrastruktur, Asep menjelaskan alokasinya sudah diatur oleh regulasi pemerintah pusat.

“Kalau tidak salah, porsinya bisa mencapai 40 persen dari APBD. Itu aturan yang memang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Selain itu, Asep menyoroti pentingnya kolaborasi antara Pemkot Bandung, Pemprov Jawa Barat, dan pemerintah pusat. Dirinya menilai kemampuan fiskal daerah semata tidak cukup untuk menjawab tantangan pembangunan kota.

“Saya mendorong wali kota untuk semakin memperkuat kolaborasi. Jangan hanya mengandalkan alokasi daerah, karena kebutuhan pembangunan Bandung jauh lebih besar,” tegasnya.

Asep juga menambahkan, pengurangan transfer dana dari pusat ke daerah harus dijawab dengan komunikasi yang lebih intens.

“Pak gubernur sudah membuka ruang kolaborasi. Ini momentum. Kalau komunikasi dengan provinsi dan pusat terjalin baik, meski transfer dana berkurang, solusi tetap bisa ditemukan,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City