Doa dan Harapan Marc Klok untuk Timnas Indonesia

Persib Tetap Boyong Marc Klok ke Markas Borneo FC, Bojan Hodak Beberkan Alasannya
Pemain Persib Bandung, Marc Klok. (Instagram @marcklok)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Doa dan dukungan disampaikan gelandang Persib Bandung, Marc Klok kepada Timnas Indonesia yang akan berjumpa dengan China dalam lanjutan pertandingan Grup 3 Putaran Ketiga Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Marc Klok menilai Indonesia saat ini jauh lebih diunggulkan ketimbang China.

Marc Klok menjelaskan Indonesia memang gagal meraih kemenangan di pertandingan sebelumnya kontra Bahrain.

Namun ada satu hal yang harus diingat bahwa hasil imbang kontra Bahrain tidak seharusnya terjadi. Pasalnya hasil itu merupakan murni hadiah dari wasit untuk Bahrain.

“Ya tambahan sampai enam menit saja, karena extra time tidak bisa ditambah waktu tambahan lagi. Tapi kemarin itu extra extra time. Mungkin hadiah untuk Bahrain,” ujar Marc kepada awak media.

Ia pun meyakini, hasil imbang tersebut membuat banyak publik sepakbola dunia geram karena kemenangan Indonesia harus dirampas dengan cara tidak hormat.

Akan tetapi ia yakin, hal tersebut tidak akan terulang kembali saat Indonesia menghadapi China di pertandingan selanjutnya.

“Semua tahu, semua nonton, kita tidak beruntung. Semoga lawan China hasil memihak kita supaya masih bisa lolos,” kata gelandang naturalisasi asal Belanda itu.

Klok menambahkan, insiden tersebut diyakini akan meningkatkan semangat semua pemain Timnas Indonesia untuk mengganti kemenangan di pertandingan versus China.

BACA JUGA: Debut di Timnas Indonesia, Nilai Pasar Mees Hilgers Meroket

Apalagi Indonesia kini sudah mampu bersaing dengan negara-negara besar di Asia dan Asia Tenggara.

“Ada, belum kalah di grup sulit, beberapa tahun lalu kita kalah 0-10 disana (Bahrain) dan sekarang kita hampir menang. Tim sudah beda, kita bisa bersaing dengan Asia Tenggara,” tambahnya.

Ia pun melanjutkan, Indonesia haru meraih kemenangan atas China apabila ingin menjaga peluang untuk lolos dari babak grup.

Sebab, hanya dengan kemenangan, Indonesia bisa membuka peluang untuk terus melaju hingga masuk ke Putaran Final Piala Dunia 2026, nantu.

“Sebentar lagi lawan China, harus menang dua kali, mungkin satu kali menang lawan Arab Saudi di kandang juga, masih ada peluang dan setiap game penting sekali.” tutup pemain jebolan Liga Skotlandia tersebut.

 

(RF/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Berita Lainnya

1

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara