Dibalik Keindahannya, Cekungan Bandung Menyimpan Bom Waktu!

Cekungan Bandung
(istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kawasan Bandung Raya, yang di kelilingi oleh gunung-gunung dari segala penjuru, memiliki bentuk cekung yang membuatnya dijuluki Cekungan Bandung. Wilayah ini meliputi Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan sebagian kecil Kabupaten Sumedang.

Bentuk Cekungan Bandung menyerupai baskom dengan dasar yang datar, yang merupakan bekas endapan Danau Bandung Purba.

Semua air hujan yang jatuh di kawasan ini mengalir ke dasar cekungan, menuju titik terendahnya di sepanjang Sungai Citarum.

Keunikan Cekungan Bandung terletak pada pengaruh lingkungan di sekitarnya. Angin siang hari membawa kesegaran dan polusi dari lereng gunung ke puncak, sementara malam hari udara dari gunung turun menyegarkan kota, sekaligus membawa polusi dari warga kota yang beraktivitas di lereng gunung.

Namun, keberadaan Cekungan ini juga diiringi sejumlah tantangan. Penebangan hutan di lereng gunung menyebabkan air tanah tidak dapat terisi kembali, sehingga memicu krisis air bersih di musim kemarau.

Selain itu, air tanah di Cekungan Bandung dangkal dan tidak jernih, mengandung zat besi yang menyebabkan warna cokelat kemerahan dan aroma lumpur.

Tantangan lainnya adalah potensi gempa bumi. Endapan danau yang masih jenuh air dapat memperbesar getaran gempa bumi dibandingkan dengan daerah berbatuan padat.

Sejarah Cekungan Bandung tak lepas dari Danau Bandung Purba yang terbentuk sekitar 105.000 tahun yang lalu akibat letusan Gunung Sunda.

BACA JUGA : Bandung Adalah Danau Purba? Cek Faktanya!

Aliran Sungai Citarum terbendung oleh material letusan, membentuk danau raksasa yang kemudian terisi oleh material dari sungai dan letusan gunungapi seperti Gunung Tangkubanparahu.

Endapan danau yang tebal, terutama di bagian terdalam, mencapai lebih dari 100 meter. Proses pengendapan selama 90.000 tahun membuat permukaan dasar Cekungan menjadi datar.

Warga Cekungan Bandung harus hidup berdampingan dengan tantangan tersebut. Mitigasi bencana gempa bumi menjadi penting, dengan membangun rumah dan gedung tahan gempa, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tindakan yang harus diambil saat gempa terjadi.

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City