Di Cirebon Masih Ada Orang Meninggal Tercatat sebagai Penerima Bansos

Bansos cirebon
Ilustrasi Bansos. (pexels)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIREBON, TEROPONGMEDIA.ID — Di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, masih terjadi orang yang sudah meninggal dunia tetapi tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos).

Bupati Cirebon Imron menekankan pentingnya pembenahan data kesejahteraan sosial untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran.

“Kita temukan penerima bantuan yang sudah meninggal, tetapi datanya belum diperbarui. Maka, kami minta Dinas Sosial melakukan pembenahan data ini,” kata Imron, dalam keterangan resmi, dikutip Senin (18/8).

Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (13/8/2025). Imron menyatakan pilar sosial sebagai ujung tombak validasi data penerima bansos.

Imron juga mengapresiasi peran pilar sosial dalam menangani masalah sosial-ekonomi sekaligus memperkuat integritas bangsa. Menurutnya, kerja nyata mereka membuat masyarakat merasakan kehadiran pemerintah.

Di kesempatan yang sama, Imron memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Sumber.

“Targetnya tahun ajaran depan sudah bisa menerima murid. Antusiasme warga sangat tinggi,” ujarnya. Ia berharap pembangunan segera dimulai agar bisa beroperasi Juli mendatang.

BACA JUGA

Penjelasan Soal Pengalihan Penerima Bansos Produktif ke Pemberdayaan Ekonomi

Kemensos Hentikan 55 Ribu Bansos Tidak Tepat Sasaran

Sementara Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik inisiatif ini. Pemerintah menargetkan nol persen kemiskinan ekstrem di Cirebon pada 2026.

“Kolaborasi kunci utamanya. Bila terpadu, dampaknya lebih nyata,” jelasnya.

Kemensos menyinergikan bansos dengan program pemberdayaan ekonomi daerah. Menurutnya, bansos akan dievaluasi lima tahun sekali untuk penerima usia produktif, yang kemudian dialihkan ke program UMKM atau pelatihan kerja.

Sementara lansia dan disabilitas tetap menerima bantuan sesuai kebutuhan. Untuk Sekolah Rakyat, Saifullah menyatakan Pemkab telah menyiapkan lahan.

“Sambil menunggu pembangunan permanen, bisa menggunakan gedung yang ada setelah memenuhi persyaratan,” pungkasnya. Kunjungan ini diharapkan memotivasi generasi muda Cirebon untuk lebih peduli isu sosial.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara