GARUT, TEROPONGMEDIA.ID – Desa Wisata Cangkuang kembali menjadi sorotan para pelancong yang mencari suasana tenang, alami, dan kaya nilai sejarah. Terletak di Kecamatan Leles, Garut, destinasi ini menawarkan pengalaman berbeda dari kebanyakan objek wisata di Jawa Barat, terutama karena lokasinya yang berada di tengah danau.
Akses Melalui Rakit Bambu, Pengalaman yang Tak Terlupakan
Untuk mencapai kawasan utama Cangkuang, wisatawan harus menyeberangi danau menggunakan rakit bambu. Perjalanan singkat namun ikonik ini menjadi daya tarik tersendiri. Air danau yang tenang dan pemandangan hijau di sekelilingnya menciptakan sensasi perjalanan yang personal dan menenangkan.
Banyak pengunjung menyebut momen menyeberang dengan rakit sebagai pengalaman paling berkesan selama berada di Cangkuang.
Candi Cangkuang, Jejak Sejarah yang Anggun
Setibanya di area utama, wisatawan langsung disambut kehadiran Candi Cangkuang, salah satu candi tertua di Jawa Barat. Berdiri anggun di tengah lanskap hijau, situs bersejarah ini memberi nuansa magis sekaligus edukatif. Pengunjung sering berhenti sejenak untuk mengabadikan momen pertama melihat candi dari dekat.
Keberadaan Candi Cangkuang menjadi nilai tambah yang membedakan desa wisata ini dari destinasi lain.
Kampung Pulo, Tradisi yang Tetap Hidup
Tak jauh dari area candi, terdapat Kampung Pulo, permukiman adat yang masih memegang teguh tradisi leluhur. Rumah-rumah adat yang tertata rapi menjadi bukti kuat bahwa budaya lokal tetap terjaga hingga kini. Wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan warga untuk memahami sejarah dan nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca Juga:
Dua Desa Wisata Indonesia Raih Penghargaan dari UN Tourism 2025
Sendangasri, Desa di Ujung Rembang yang Menemukan Kembali Napas Seninya
Surga bagi Penggemar Fotografi
Cangkuang juga menjadi lokasi favorit bagi pecinta fotografi. Lanskap danau yang membingkai Candi Cangkuang menciptakan komposisi visual yang dramatis. Cahaya natural di kawasan ini membuat hasil foto terlihat hidup tanpa perlu banyak pengeditan.
Fasilitas Semakin Lengkap
Seiring bertambahnya jumlah pengunjung, pengelola terus melakukan pembenahan fasilitas, mulai dari area istirahat, jalur pejalan kaki, hingga pusat informasi yang kini tersusun lebih baik. Upaya ini membuat wisatawan lebih nyaman menikmati setiap sudut desa wisata.
Pihak pengelola juga menekankan komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat. Pendekatan pariwisata berkelanjutan ini mendapat respons positif, terutama dari wisatawan yang mencari pengalaman edukatif dan alami.
Destinasi Favorit Keluarga
Banyak wisatawan mengaku terkesan dengan ketenangan yang ditawarkan Cangkuang. Udara segar, suara alam, dan suasana pedesaan menjadi kombinasi ideal untuk melepas penat. Tidak sedikit pengunjung yang akhirnya merekomendasikan Cangkuang sebagai destinasi liburan keluarga.
Dengan keunikan lanskap dan kekayaan budaya yang dimiliki, Desa Wisata Cangkuang kian layak disebut ikon wisata Garut. Mulai dari perjalanan dengan rakit bambu hingga menjelajahi situs bersejarahnya, setiap pengalaman meninggalkan kesan mendalam, tak heran destinasi ini semakin ramai dibicarakan di berbagai platform digital.
(Budis)











