Dampak dan Fakta Menarik TPA Bantargebang

TPA
TPA. (gmaps)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bantargebang, salah satu daerah di kota bekasi yang menjadi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dengan luas 777 hektar, mampu menampung 7.500 ton sampah per hari dari DKI Jakarta dan sekitarnya. TPA (Tempat Pembuangan Akhir) ini mulai beropoerasi sejak 1989 dan diprediksi mampu menampung sampah hingga 2029.

Raksasa Pengelola Sampah

Bantargebang merupakan salah satu TPA terbesar di Asia Tenggara. Dengan luas setara 10 kali Monas, ia telah menampung 33 juta ton sampah.

Sampah yang masuk terlebih dahulu ditimbang, dicatat, lalu diolah melalui pemilahan, pengomposan, dan pembakaran. Selain itu, gas metana hasil penguraian sampah dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik.

Antara Manfaat dan Dampak

Namun, keberadaan TPA Bantargebang juga tak lepas dari dampak negatif. Pencemaran air tanah dan udara akibat pengelolaan sampah menjadi persoalan tersendiri.

Kebakaran yang kerap terjadi menimbulkan asap dan bau menyengat yang mengganggu masyarakat sekitar. Meskipun demikian, tempat pembuangan akhir Bantargebang juga menjadi sumber penghasilan bagi para pemulung.

Upaya Perbaikan dan Masa Depan

Pemerintah terus berupaya meningkatkan pengelolaan tempat pembuangan akhir dengan membangun instalasi pengolahan air lindi dan mendorong masyarakat untuk melakukan daur ulang sampah.
Harapannya, pengelolaan yang lebih baik dan kesadaran masyarakat dapat mengurangi beban TPA. Bahkan, ke depannya, TPA Bantargebang direncanakan ditutup dan diubah fungsinya menjadi taman atau ruang publik.

Nantinya, sampah akan diolah di tempat lain seperti incinerator atau TPST lain.

BACA JUGA: Mengintip 4 TPA Terbesar di Dunia, Solusi atau Masalah Baru?

TPA Bantargebang ini diharapkan mampu menjadi tempat pengelolaan sampah yang dapat memberikan dampak positif lebih baik lagi bagi lingkungan.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City