Cuan dari Daun! Minyak Nilam di Nias Tembus Rp1,3 Juta per Liter

Minyak Nilam
Minyak Nilam (pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Siapa sangka, dari balik aroma terapi yang bikin rileks atau kosmetik mewah yang dipakai sehari-hari, ada peran penting minyak nilam dari pelosok Nias Selatan.

Minyak atsiri yang satu ini kini makin populer karena nilai ekonominya yang tinggi. Di balik kejayaan ini, ada sosok pekerja keras bernama Nihaogöta Laia, atau yang lebih akrab disapa Ama Yeni Laia, warga Desa Hilinamozaua, Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan.

Sudah sejak tahun 1996, Ama Yeni Laia menekuni usaha pengolahan minyak nilam secara tradisional. Ia memanfaatkan teknik pengukusan daun nilam kering selama enam jam untuk menghasilkan cairan berharga ini.

“Daun nilam yang sudah dipanen, dipotong kecil-kecil, lalu dikeringkan kemudian dikukus enam jam sampai keluar minyaknya. Semakin kering daun nilamnya semakin baik dan banyaknya minyak yang dihasilkan bergantung dari kualitas daun nilamnya,” kata Nihaogöta Laia mengutip dari RRI, Sabtu (31/5/2025).

Untuk sekali proses kukus, setidaknya dibutuhkan 25 kilogram daun nilam kering. Dari proses itu, ia rata-rata bisa menghasilkan satu liter minyak nilam. Dan jangan salah, harga minyak nilam saat ini tembus hingga Rp1,3 juta per liter!

Dulu Diminati, Kini Bangkit Kembali

Usaha budidaya nilam di Nias sejatinya sudah dimulai sejak tahun 1990-an. Kala itu, harga jual yang fantastis memicu masyarakat setempat untuk ikut membudidayakan tanaman ini, baik dalam bentuk daun kering maupun minyak siap pakai.

Kehadiran pelaku usaha seperti Ama Yeni menjadi bukti nyata bahwa kekayaan alam Nias bisa menjadi tumpuan ekonomi masyarakat. Bahkan, dampak ekonomi usahanya tak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri.

Baca Juga:

Puan Desak Klarifikasi Budi Arie, Buntut Pernyataan Dana Judol PDIP

Cara Daftar Koperasi Merah Putih: Buka Usaha Sembako, Pertanian, Simpan Pinjam Hingga Klinik/Apotek Desa

Dampak Ekonomi untuk Warga Sekitar

Warga sekitar pun ikut merasakan manfaat usaha minyak nilam. Mulai dari bertani nilam, menjual hasil panen, hingga memenuhi kebutuhan kayu bakar untuk proses pengolahan.

“Untuk mengukus nilam ini pasti butuh banyak kayu bakar jadi. Satu kubik kayu sekarang harganya 90 ribu Rupiah,” ungkapnya.

Permintaan yang stabil dan harga jual yang tinggi membuat banyak warga tergugah untuk kembali menanam nilam sebagai alternatif penghasilan.

Infrastruktur Masih Jadi Kendala

Namun di tengah geliat bisnis lokal ini, ada satu tantangan besar yang masih dihadapi: akses jalan yang belum memadai. Hal ini tentu berdampak pada distribusi dan mobilitas pelanggan yang ingin membeli langsung ke lokasi.

Ama Yeni pun menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dapat turun tangan membenahi akses jalan menuju tempat usaha pengolahan minyak nilam.

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City