Unik! Warga Desa Bringinan Bisa Bayar Pajak Pakai Pisang Cavendish

Desa Bringinan
Desa Bringinan (instagram/@bringinan)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Warga Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini memiliki cara unik dalam membayar pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Mereka dapat melunasi kewajiban pajaknya dengan menggunakan hasil panen pisang cavendish.

Kepala Desa Bringinan, Barno, menjelaskan bahwa program ini sudah berjalan sejak 2024. Ribuan bibit pisang cavendish telah dibagikan secara gratis kepada warga. Hasil panen dari bibit tersebut kemudian bisa dibawa ke balai desa untuk ditimbang, dengan harga konversi Rp5.000 per kilogram.

“Awalnya pisang ini merupakan bantuan dari desa, setidaknya ada ribuan bibit pisang yang diberikan gratis kepada warga. Hasil panennya bisa buat bayar pajak, kalau kelebihan uangnya diberikan kembali kepada warga,” kata Barno, Sabtu (6/9/2025).

Hasil Panen Jadi Solusi Pajak

Barno menjelaskan, pisang yang terkumpul akan lebih dulu diproses oleh pihak desa sebelum dijual. Dana hasil penjualan tersebut kemudian digunakan untuk melunasi PBB-P2 warga.

Menurutnya, skema ini sangat membantu masyarakat yang kesulitan membayar pajak dengan uang tunai. Selain itu, program ini juga mendorong warga untuk mengolah pekarangan rumah menjadi lebih produktif.

“Selain untuk membayar PBB-P2, warga juga bisa menjual hasil panennya sendiri. Jadi selain meringankan pajak, mereka juga mendapat tambahan penghasilan,” imbuh Barno mengutip dari sinergiamediatama.

Baca Juga:

Fedi Nuril Desak Kapolri Mundur, Sentil Ucapan ‘Ikan Busuk Mulai dari Kepala’

BEM SI Desak Prabowo Segera Bentuk Tim Investigasi Makar

Dorong Gotong Royong

Barno menilai, program ini bukan hanya meringankan beban ekonomi warga, tapi juga mempererat rasa kebersamaan. Warga saling bergotong royong untuk memanen pisang cavendish dari pekarangan masing-masing.

Dengan nilai jual yang relatif tinggi, pisang cavendish juga dinilai mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat desa.

Warga Merasa Terbantu

Salah satu warga, Katimen, mengaku sangat terbantu dengan sistem pembayaran PBB-P2 menggunakan pisang ini.

“Ini tadi bayar pajak dengan pisang, nyicil, biar tenang. Sudah sejak 2024 bayar gini, ya, sangat terbantu,” ujarnya.

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun