BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah akun TikTok bernama “loker_2025__” tengah viral setelah membagikan video berisi informasi pendaftaran program magang berbayar dari pemerintah. Dalam unggahan tersebut, akun itu menulis narasi:
“Jamin tak batasi usia! Pemerintah akan membuka magang untuk 20.000 lulusan D3–S1, uang saku Rp3,3 juta setiap bulan. Informasi pendaftaran klik link di bio!”
Popularitasnya membuat banyak netizen tertarik mencari dan mengklik tautan yang disebutkan dalam bio akun tersebut.
Namun, hasil penelusuran tim pemeriksa cek fakta menunjukkan bahwa klaim tersebut palsu.
Ketika tautan di bio akun “loker_2025__” dibuka, laman tersebut hanya menampilkan formulir pengisian data pribadi, seperti nama, alamat, jenis kelamin, dan nomor Telegram aktif. Tidak ada informasi resmi, logo lembaga pemerintah, atau pranala menuju situs kementerian yang sah.
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa laman tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan instansi pemerintah mana pun, dan justru berpotensi digunakan untuk mengumpulkan data pribadi secara ilegal.
Baca Juga:
CEK FAKTA: Menteri Keuangan Purbaya Sebut Harga Asli Pertalite Rp 4.000
CEK FAKTA: Video 8 Menit Hilda Pricillya dengan Pratu Risal H
Klarifikasi dari Sumber Resmi
Tim kemudian menelusuri lebih lanjut melalui mesin pencarian Google dengan kata kunci “pendaftaran program magang berbayar dari pemerintah”. Hasil pencarian mengarah pada artikel “Aturan, Syarat, dan Cara Daftar Program Magang Kerja Digaji Rp3,3 Juta” yang diterbitkan oleh sumber resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa program magang berbayar memang ada, namun pendaftaran hanya dilakukan melalui situs resmi siapkerja.kemnaker.go.id
Dengan demikian, unggahan TikTok dari akun “loker_2025__” dapat dikategorikan sebagai konten palsu (fabricated content) yang digunakan sebagai modus penipuan berkedok lowongan magang.
Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengisi data pribadi di situs atau formulir yang tidak diverifikasi sumbernya.
Langkah verifikasi informasi dan alamat situs resmi menjadi sangat penting untuk menghindari penyalahgunaan identitas dan potensi kejahatan siber.
Sebelum mendaftar program magang apa pun, pastikan situs tersebut memiliki domain resmi pemerintah (.go.id) dan informasi pendukung yang dapat diverifikasi.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











