BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Carlos Sainz mencatatkan hasil kualifikasi sensasional bersama Williams di Baku, Sabtu (20/9). Mantan pebalap Ferrari itu akan memulai Grand Prix Azerbaijan dari posisi kedua, hasil terbaik Williams sejak George Russell finis P2 di kualifikasi GP Belgia 2021.
Drama terjadi di Q3 ketika insiden yang melibatkan Charles Leclerc dan Oscar Piastri memaksa sesi berakhir lebih cepat. Sainz sempat berada di jalur pole, namun Max Verstappen (Red Bull) akhirnya mengamankan posisi terdepan di menit-menit terakhir.
Meski gagal merebut pole, Sainz puas dengan performa mobilnya.
“Sangat senang, kami berhasil lolos kualifikasi hari ini. Setiap kali menggunakan ban yang tepat di waktu yang tepat, kami selalu mencatatkan putaran yang kuat. Max memang sulit ditandingi, tapi selain dia, kami berhasil mengalahkan semua. P2 adalah hasil luar biasa,” ujar Sainz, melansir Formula1, Minggu (20/9/2025).
Baca Juga:
Lando Norris Curi Perhatian Usai Juarai F1 GP Hungaria 2025
Pebalap Spanyol itu mengakui performa Williams tahun ini lebih konsisten di kualifikasi dibandingkan balapan. Namun, ia optimistis peluang podium terbuka di Baku.
“Sayangnya, tahun ini balapan dan poin belum sesuai harapan, tapi kecepatan mobil tetap ada. Saya akan memberikan segalanya untuk memberi Williams podium pertama. Kita lihat saja nanti,” tegasnya.
Williams terakhir kali naik podium di Azerbaijan pada 2017 lewat Lance Stroll, sementara podium terakhir tim datang di Belgia 2021 saat George Russell finis kedua dalam balapan yang dipersingkat.
Kini, dengan Sainz start dari P2, Williams memiliki peluang emas untuk kembali ke tiga besar, sesuatu yang belum pernah mereka capai di era regulasi baru Formula 1.
(Budis)





