Carlos Sainz Jr Frustrasi Usai GP Emilia Romagna, Strategi Williams Kembali Jadi Batu Sandungan

Carlos Sainz Jr (Foto: dok.Formula 1)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Transisi Carlos Sainz Jr ke Williams Racing belum berjalan mulus seperti yang diharapkan.

Di Grand Prix Emilia Romagna 2025, pembalap Spanyol itu kembali harus menelan kekecewaan, bukan karena kecepatan mobil yang buruk, melainkan keputusan strategi tim yang membuyarkan potensi hasil maksimal.

Sainz, yang tampil kompetitif sepanjang akhir pekan di Imola, sebenarnya punya peluang besar finis di posisi lima besar.

Ia bahkan merasa mampu menyaingi Ferrari dan Mercedes dari segi kecepatan. Namun, keputusan Williams untuk memanggilnya masuk pit pada lap ke-11, jauh lebih awal dari rival-rivalnya, terbukti merugikan.

“Jelas saya kecewa. Kami punya kecepatan, dan saya merasa sangat nyaman dengan mobil sepanjang pekan. Tapi keputusan pit stop terlalu dini menghancurkan momentum saya,” ungkap Sainz kepada media, dikutip Rabu (21/5/2025).

Baca Juga:

Claire Williams Akui Pernah Coba Halangi George Russell Pindah ke Mercedes

Alih-alih mempertahankan posisi di depan, Sainz justru kehilangan ritme balapnya usai pit stop. Ia akhirnya terjebak di belakang trafik dan kehilangan banyak waktu, sebelum mengakhiri lomba di posisi delapan, jauh dari target tim dan potensinya sendiri.

“Untuk beberapa alasan, kami seperti kehilangan arah setiap hari Minggu. Keputusan strategi justru membuat kami kehilangan poin berharga,” lanjut mantan pembalap Ferrari itu.

Pernyataan Sainz menjadi sinyal bahwa proses adaptasi antara dirinya dan Williams belum sepenuhnya matang.

Meskipun mobil menunjukkan performa yang kompetitif, terutama di lintasan kering, koordinasi strategi tim dan eksekusi di hari balapan masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Williams Racing kini dituntut untuk segera mengevaluasi sistem pengambilan keputusan mereka jika ingin memaksimalkan potensi dari duet baru mereka bersama Sainz, yang jelas memiliki kapasitas untuk bersaing lebih tinggi, asal tidak dibatasi oleh kesalahan strategi yang berulang.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026