Bupati Pati Sudewo Mangkir Dipanggil KPK, Kasus Apa?

bupati pati dipanggil kpk
(doc.TV10 News Group)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bupati Pati Sudewo tidak menghadiri panggilan pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (22/8/2025).

Pemeriksaan ini terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Seharusnya, Sudewo diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan. Namun, pada pemanggilan pertama, ia justru mangkir tanpa penjelasan resmi.

Kasus ini mencuat setelah KPK menetapkan 10 tersangka pada 13 April 2023. Para tersangka tersebut diduga menerima suap dan merekayasa administrasi serta pemenang tender proyek jalur kereta api.

KPK juga menyebut adanya keterlibatan sejumlah penyelenggara negara di lingkungan DJKA. Salah satu yang diduga ikut menerima aliran dana suap adalah Bupati Pati, Sudewo. Hingga saat ini, statusnya masih sebagai saksi dalam penyelidikan.

Menariknya, Sudewo sempat dikabarkan menghilang selama delapan hari, tepat setelah mendapat desakan mundur dari masyarakat terkait kebijakan kontroversial menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Desakan tersebut memicu aksi unjuk rasa warga Pati.

Sudewo akhirnya muncul kembali ke publik dalam acara pelepasan peserta Raimuna Daerah XIII Kontingen Kwartir Cabang Pati 2025, Jumat (22/8/2025) di Sanggar Kwarcab Pati.

Kemunculannya ini bertepatan dengan jadwal panggilan pemeriksaan KPK yang tidak dihadirinya.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Sudewo mengaku tak bisa hadir karena ada keperluan lain.

“Yang bersangkutan ada keperluan lain yang sudah terjadwal, akan dijadwalkan ulang pemeriksaannya,” tutur dia.

KPK sebelumnya pernah menyita uang sejumlah Rp3 miliar dari Sudewo dalam penanganan kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di DJKA Kemenhub.

Hal itu terungkap dalam persidangan dengan terdakwa Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya dan Pejabat Pembuat Komitmen BTP Jawa Bagian Tengah Bernard Hasibuan di Pengadilan Tipikor Semarang, November 2023 lalu. Saat itu, Sudewo dihadirkan jaksa KPK sebagai saksi.

Baca Juga:

Pati Memanas, Mendagri Minta Bupati Sudewo Jaga Sikap!

Bupati Pati Sudewo “Hilang”, Absen Saat Paripurna DPRD Pati

Jaksa menunjukkan barang bukti foto uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing yang disita dari rumah Sudewo. Sudewo mengklaim uang yang disita KPK tersebut merupakan gaji yang diperolehnya sebagai anggota DPR dan hasil usaha.

“Uang gaji dari DPR, kan diberikan dalam bentuk tunai,” katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Gatot Sarwadi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan pengembalian uang diduga hasil korupsi tidak menghapus pidana.

Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun