BRIN dan Bapanas Kaji Awetkan Sayur dan Telur Pakai Iradiasi, Dukung Program MBG

harga cabai
Ilustrasi (Instagram/infopublik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan riset pengawetan pangan lewat teknologi iradiasi. Hal ini mendukung program Makan Bergizi Gratis alias MBG dan mencegah food loss.

Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas Yusra Egayanti menyampaikan ada tiga komoditas yang diiradiasi yakni cabai, telur, dan bawang.

Ia menjelaskan, food loss terjadi karena banyak faktor, salah satunya hama dan kondisi penyimpanan. Food loss adalah hilangnya atau rusaknya makanan yang terjadi pada tahap produksi, pasca-panen, penyimpanan, pengolahan, dan distribusi, sebelum mencapai konsumen akhir.

Food loss termasuk makanan yang tumpah, rusak atau kualitas menurun seperti layu akibat penanganan yang tidak tepat atau sistem yang tidak efisien di sepanjang rantai pasokan.

Baca Juga:

BGN: Distribusi MBG Tak Terdampak Demo Sepekan Ini

Semangka Tipis Menu MBG Sekolah Jadi Bahan Ngakak Siswa, Lho Alakadarnya?

“Beberapa alternatif telah dilakukan untuk memperpanjang umur simpan. Tetapi, dengan teknologi iradiasi ini berpotensi memiliki umur simpan yang lebih lama,” ujar dia dikutip dari keterangan pers, Selasa (2/9).

Iradiasi pangan adalah metode penyinaran terhadap pangan baik dengan menggunakan zat radioaktif maupun akselerator untuk mencegah terjadinya pembusukan dan kerusakan pangan serta membebaskan dari jasad renik patogen.

Dikutip dari laman BPOM, iradiasi pangan merupakan proses yang aman dan telah disetujui oleh lebih kurang 50 negara di dunia. Cara ini telah diterapkan secara komersial selama puluhan tahun di Amerika Serikat, Jepang dan beberapa negara Eropa.

“Ada Codex standar untuk irradiated food dan beberapa komoditas yang terkait dengan komoditas cadangan pemerintah,” kata Yusra.

“Bapanas menyiapkan panduan penanganan pra-iradiasi, pasca-iradiasi, dan untuk BUMN pangan, sekiranya nanti dilakukan iradiasi untuk memperpanjang umur simpan pangan.” ungkapnya. (usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun