Harga Pangan Melonjak, Beras dan Telur Jadi Sorotan

Harga Beras
Warga di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluhkan harga beras di pasaran kembali naik. (Foto: Tri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan kenaikan harga pada mayoritas komoditas pangan per Sabtu (12/10/2024) pagi, termasuk harga telur ayam ras yang melonjak menjadi Rp29.190 per kilogram (kg).

Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas pada pukul 08.00 WIB, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan, di antaranya:

  • Beras premium naik 0,26 persen atau Rp40 menjadi Rp15.540 per kg.
  • Beras medium naik 0,15 persen atau Rp20 menjadi Rp13.580 per kg.
  • Beras SPHP Bulog naik 0,32 persen atau Rp40 menjadi Rp12.590 per kg.
  • Bawang merah naik 1,47 persen atau Rp420 menjadi Rp29.070 per kg.
  • Bawang putih bonggol naik 1,91 persen atau Rp760 menjadi Rp40.470 per kg.

 

Selain itu, cabai merah keriting turun 1,77 persen atau Rp540 menjadi Rp29.890 per kg, namun cabai rawit merah justru naik 0,26 persen atau Rp120 menjadi Rp46.240 per kg.

BACA JUGA: Harga Beras Turun, Kebijakan Relaksasi Diterapkan

Beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah:

  • Daging ayam ras naik 1,60 persen atau Rp560 menjadi Rp35.540 per kg.
  • Telur ayam ras naik 2,24 persen atau Rp640 menjadi Rp29.190 per kg.
  • Minyak goreng kemasan sederhana naik 2,03 persen atau Rp370 menjadi Rp18.590 per kg.
  • Minyak goreng curah naik 1,40 persen atau Rp230 menjadi Rp16.680 per kg.
  • Kedelai biji kering (impor) naik 0,93 persen atau Rp100 menjadi Rp10.850 per kg.
  • Gula konsumsi naik 0,84 persen atau Rp150 menjadi Rp18.060 per kg.

 

Namun, harga beberapa komoditas tercatat turun, seperti tepung terigu curah yang turun 0,79 persen atau Rp80 menjadi Rp10.100 per kg. Kenaikan signifikan juga terjadi pada harga ikan, di antaranya ikan kembung naik 4,14 persen atau Rp1.530 menjadi Rp38.460 per kg, dan ikan tongkol naik 2,13 persen atau Rp670 menjadi Rp32.080 per kg.

Secara keseluruhan, kenaikan harga pangan ini menjadi perhatian karena berdampak pada daya beli masyarakat dan mempengaruhi kebutuhan rumah tangga di berbagai daerah.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun