BreathEzy, Inovasi Masker Pintar Mahasiswa FKG UNAIR untuk Cegah Penyakit Pernapasan

Ilustrasi (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Tingginya risiko infeksi pernapasan akibat paparan lingkungan mendorong mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan inovasi pencegahan berbasis teknologi. Melalui karya berjudul “BreathEzy: Lindungi Napas Segarmu dari Aspergillosis dengan EASY,” tim FKG UNAIR berhasil meraih Juara 1 Poster Publik Mahasiswa dalam ajang Musyawarah Wilayah III Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) yang digelar oleh Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Prestasi tersebut diraih tim yang terdiri dari Rafael Gerrard, Evelyn Nathania Prasetyo, dan Rhozanda Bintang Cendikia, dengan pendampingan dosen drg Astari Puteri MSi MMedSci dalam proses pengembangan karya.

Mereka mengangkat isu penyakit menular berbasis pernapasan karena dinilai relevan dengan dunia kesehatan yang mereka tekuni. Sebagai calon tenaga medis yang akan berinteraksi langsung dengan pasien, tim menilai upaya pencegahan dini menjadi aspek penting dalam melindungi masyarakat dari risiko penularan penyakit.

Inovasi yang diusung diberi nama BreathEzy, sebuah konsep masker pintar yang terhubung dengan ponsel dan dilengkapi fitur deteksi dini gangguan pernapasan. Teknologi ini dirancang memiliki sejumlah fungsi, mulai dari BreathEco untuk mendeteksi gas berbahaya di lingkungan, Breathlysis untuk menganalisis pola napas, BreathEdu sebagai media edukasi kesehatan, hingga BreathAsk yang memungkinkan konsultasi dengan tenaga profesional.

Selain teknologi, tim juga memperkenalkan konsep EASY sebagai pendekatan edukatif kepada masyarakat. EASY merupakan akronim dari Efisien mencegah penyakit menular, Amankan napas segar, Saring spora dan debu, dan Yuk pakai BreathEzy sekarang. Konsep ini menempatkan masker sebagai garda terdepan pencegahan penularan penyakit melalui saluran pernapasan.

Baca Juga:

Inovasi Mahasiswa UMM, Membuat Sirup Temulawak Pencegah Asam Urat

Isu utama yang diangkat adalah aspergillosis, infeksi jamur yang menyerang paru-paru dan banyak ditemukan di lingkungan pertanian. Dengan karakter Indonesia sebagai negara agraris, risiko paparan spora jamur pada masyarakat dinilai cukup tinggi. Berdasarkan data global, tercatat hampir 3 juta kasus aspergillosis, sementara di Indonesia dilaporkan sekitar 378.700 kasus pada periode 2013–2019.

Untuk memperkuat landasan ilmiah, tim melakukan kajian literatur dari berbagai jurnal serta data resmi dari Kementerian Kesehatan dan World Health Organization (WHO). Proses kreatif juga melibatkan perancangan visual poster agar pesan mudah dipahami oleh masyarakat luas.

Pelaksanaan kompetisi yang berlangsung secara daring di masa libur menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, tim tetap menjaga koordinasi melalui diskusi virtual dan pembagian tugas yang terstruktur hingga karya selesai tepat waktu.

Ke depan, gagasan BreathEzy direncanakan untuk dikembangkan lebih lanjut melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tim berharap inovasi ini tidak hanya berhenti sebagai karya kompetisi, tetapi dapat menjadi solusi preventif di bidang kesehatan pernapasan.

“Generasi muda harus berani berinovasi, karena dari sanalah perubahan besar bisa dimulai,” pesan tim FKG UNAIR.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025