BLT El Nino Dicairkan Lewat Bank Himbara dan Pos Idonesia, Begini Cara Mencairkannya!

BLT El Nino.
(Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Sejak Jumat (15/12/2023) Kementerian Sosial (Kemensos) telah menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino sebagai respons terhadap tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan ini hingga akhir Desember 2023.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa penerima bantuan sosial (bansos) El Nino akan menerima uang tunai sebesar Rp 200.000 per bulan selama dua bulan, yaitu November dan Desember 2023. Jumlah nominal penerima sebesar Rp 400.000. Tidak semua masyarakat menerima Bansos El Nino, melainkan hanya kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (PKM).

Namun, bagaimana cara untuk memastikan apakah kamu termasuk dalam kategori penerima BLT El Nino?

Cara Cek Penerima

Untuk memeriksa apakah kamu merupakan penerima BLT El Nino, sebaiknya melakukan pengecekan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Berikut langkah-langkahnya:

1. Menggunakan Aplikasi Cek Bansos:

  • Unduh aplikasi “Cek Bansos” di App Store untuk pengguna iOS atau Play Store untuk pengguna Android.
  • Klik “Buat Akun Baru.”
  • Lengkapi data diri, termasuk Nomor Kartu Keluarga (KK), NIK, nama sesuai KTP, domisili, username, kata sandi, serta unggah swafoto dan foto KTP.
  • Klik “Buat Akun.”
  • Kemensos akan melakukan verifikasi data.
  • Setelah terverifikasi, akun atau user ID akan diaktivasi, dan menu pada aplikasi yang bisa kamu akses.
  • Masuk kembali menggunakan username dan kata sandi yang terdaftar, lalu klik “Cek Bansos.”
  • Lengkapi data sesuai identitas KTP, dan klik “Cari Data.”
  • Tunggu beberapa saat sampai status penerima BLT muncul.

 

BACA JUGA: Terbaru! Cara Daftar dan Cek BLT Rp400.000 November 2023

2. Melalui Laman Resmi Kemensos:

Selain melalui aplikasi, kamu  juga dapat melakukan pengecekan melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Di sini, kamu dapat memasukkan wilayah dan nama penerima manfaat untuk memeriksa status penerima BLT El Nino.

Cara Pencairan

Penyaluran BLT El Nino bisa transfer hanya sekali oleh Kemensos, dengan anggaran sebesar Rp 7,52 triliun. Pencairan dapat melalui dua penyalur utama:

  • Bank Himbara: Penerima dapat menarik dana BLT El Nino melalui ATM bank penyalur atau bank kantor cabang.
  • PT. Pos Indonesia: Penerima dapat mengambilnya di Kantor Pos atau di tempat yang sudah ditentukan. Untuk penerima dengan keterbatasan mobilitas, dana akan tertuju langsung ke tempat tinggal masing-masing.

Dengan adanya bantuan ini, semoga masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan dampak positifnya. Pastikan mengikuti panduan cek dan pencairan dengan teliti untuk memastikan proses yang lancar dan efisien.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City