Biaya BBN Kijang Reborn Diesel, Duit Bakal Terkuras Segini!

bbn kijang innova reborn
(Toyota)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Simak estimasi biaya BBN Kijang Innova Diesel. Ketika membeli mobil bekas, misalnya unit Kijang Innova Reborn harus mempersiapkan anggaran untuk bea balik nama (BBN) kendaraan. Tujuannya, agar proses perpanjangan kendaraan lebih mudah karena atas nama pribadi.

Khusus anda yang spesifik tertarik pada Kijang Innova Reborn, penting untuk mempersiapkan anggaran untuk pengurusan administratif mutasi kendaraan.

Biaya BBN Kijang Innova Reborn 

Proses BBN meliputi bebrapa biaya. Mulai dari pendaftaran, BBN (Bea Balik Nama), penerbitan STNK baru, penerbitan TNKB, hingga biaya untuk pembuatan BPKB baru.

Seluruh biaya perlu disiapkan untuk memastikan proses balik nama berjalan lancar. Kami akan berikan, simulasi BBN Kijang Innova Reborn Diesel dengan kisaran Rp 310 juta.

BACA JUGA: Sudah Bebas BBN dan PKB, Kini Pajak Mobil Listrik Jadi Lebih Murah

Adapun rincian simulasi BBN untuk Kijang Innova Reborn Diesel:

  1. BBN-KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor)
    310 juta x 1% = Rp 3.100.000
  2. Biaya PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)
    310 juta x 2% = Rp 6.200.000
  3. Biaya SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)
    Rp 143.000
  4. Biaya Administrasi STNK
    Rp 50.000
  5. Biaya Penerbitan STNK Baru
    Rp 200.000
  6. Biaya Penerbitan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor)
    Rp 100.000
  7. Biaya Penerbitan BPKB Baru
    Rp 375.000
  8. Biaya Pendaftaran
    Rp 100.000

Total Jumlah:
Rp 10.268.000

Jika proses balik nama ada program di wilayah tanpa ada beban bea balik nama kendaraan bekas, seperti Jakarta, maka biaya akan lebih murah.

Misalnya, jika biaya BBN terhapuskan, maka total BBN sekitar Rp 7.168.000. Hal ini karena BBN yang biasanya 1% dari harga kendaraan, kini tidak perlu dibayar, tetapi instrumen pajak lainnya seperti PKB dan SWDKLLJ tetap dikenakan.

Syarat-Syarat BBN

Untuk melakukan proses balik nama, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, baik untuk STNK maupun BPKB. Berikut adalah dokumen yang harus disiapkan:

Persiapan Dokumen 

  • BPKB asli
  • STNK asli
  • KTP pemilik baru
  • Kwitansi pembelian kendaraan (yang mencantumkan nomor rangka, nomor mesin, warna kendaraan, dan pelat nomor)
  • STNK yang sudah dibalik nama
  • KTP pemilik kendaraan baru
  • BPKB asli
  • Hasil pengesahan cek fisik kendaraan
  • Kwitansi pembelian kendaraan

Proses balik nama STNK kendaraan bisa dilakukanpada  Samsat setempat, sementara untuk balik nama BPKB, prosesnya ada di Polda (Kepolisian Daerah) setempat.

Pastikan seluruh dokumen tidak ada yang absen dan sesuai dengan prosedur yang berlaku agar proses balik nama bisa selesai tanpa kendala.

 

(Saepul/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City