BGN Tekankan Peran Kepala Daerah, Rantai Pasok Jadi Kunci Sukses Program MBG

mbg
Ilustrasi. (X/rarariana87)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pentingnya peran kepala daerah dalam mengawal rantai pasok bahan baku guna memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Dadang Hendrayudha, menyebut gubernur, bupati, hingga wali kota memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan pangan di wilayah masing-masing untuk mendukung operasional dapur MBG.

“Kami memohon kepada para kepala daerah agar rantai pasok di daerahnya bisa terpenuhi. Dengan rantai pasok yang siap, maka petani, peternak, dan nelayan akan sejahtera karena produk mereka diserap langsung,” ujar Dadang usai rapat koordinasi di Serang, Banten.

Ia menjelaskan, dari total alokasi Rp15.000 per porsi MBG, sekitar Rp10.000 digunakan khusus untuk belanja bahan baku. Sesuai aturan dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, program ini juga wajib melibatkan pelaku UMKM serta menyerap hasil pertanian lokal.

Baca Juga:

Ribuan SPPG Program MBG di Pulau Jawa Disetop Sementara

Dadang menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus mampu mengatur distribusi bahan pangan secara tepat agar tidak memicu inflasi di pasar daerah.

“Ekonomi akan kuat di bawah jika rantai pasok ini berjalan. Petani senang, karena produknya dibeli untuk mendukung kebutuhan dapur di seluruh wilayah,” katanya.

Selain itu, pengawasan terhadap operasional dapur juga menjadi perhatian serius. BGN menetapkan standar ketat, mulai dari higienitas proses memasak hingga kualitas gizi makanan yang harus seimbang, dengan komposisi karbohidrat sekitar 40 persen, serta protein dan serat yang cukup.

“BGN tidak segan mencabut izin operasional mitra yang melanggar standar, sebagaimana penutupan salah satu unit dapur yang baru saja dilakukan di Kota Cilegon,” tegas Dadang.

Untuk meningkatkan transparansi, BGN juga mendorong penggunaan platform digital yang memungkinkan pemantauan secara real-time, mulai dari lokasi dapur, jumlah penerima manfaat, hingga menu harian yang disajikan.

“Setiap hari pengelola wajib mengunggah menu mereka ke platform tersebut. Kami juga meminta sekolah-sekolah aktif mengawasi kualitas makanan yang diterima anak-anak,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun