Ratusan Warga Keracunan Makanan Program MBG, Pemerintah Akui Ada Kesalahan Teknis di Bandung Barat

MBG Keracunan
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Kasus keracunan makanan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali marak terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam dua bulan terakhir.

Pemerintah pusat memastikan insiden tersebut bukan disebabkan faktor bahan makanan berbahaya, melainkan kesalahan teknis dan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) oleh pengelola di lapangan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan seluruh kejadian di Bandung Barat berakar pada kelalaian teknis yang dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

“Saya melihat di Bandung Barat semuanya karena kesalahan teknis. Banyak yang tidak taat SOP. Jadi lebih kepada pelanggaran aturan,” kata Dadan, di Bandung, Sabtu (18/10/2025).

Baca Juga:

Fakta 345 Siswa Bandung Barat Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Dinkes Turun Tangan

Dapur MBG di Sukabumi Jadi Sorotan, Siswa Bisa ”Request” Menu Favorit

Insiden pertama terjadi pada 22–25 September 2025 di Kecamatan Cipongkor, dengan sedikitnya 1.315 korban terdiri atas pelajar, guru, hingga ibu menyusui. Belum sebulan berselang, kasus serupa kembali menimpa warga Cisarua, dengan jumlah korban lebih dari 500 orang.

Para korban umumnya mengeluhkan sakit perut, mual, dan pusing setelah menyantap makanan dari program MBG. Sejumlah penerima manfaat juga mengaku mencium aroma tidak sedap dari salah satu menu yang diduga sudah basi.

Dadan membenarkan kejadian tersebut, makanan basi menjadi penyebab utama keracunan.

“Ya, karena makanan basi,” katanya singkat.

Menurutnya, kesalahan teknis terjadi pada waktu pengolahan dan pengemasan makanan. Ada dapur yang seharusnya memasak pada pukul 01.00 dini hari, tetapi sudah mulai sejak pukul 21.00 malam sebelumnya. Akibatnya, makanan terlalu lama tersimpan sebelum dikonsumsi.

“Bahan baku kurang baik, proses masak terlalu cepat dan makanan dikemas jauh sebelum jam makan siang. Akhirnya basi sebelum sampai ke tangan penerima,” ujarnya.

Dadan juga menambahkan, dalam ketentuan program MBG, waktu pengiriman tidak boleh melebihi 30 menit sejak makanan selesai dimasak. Namun, di Bandung Barat, waktu pengiriman kerap melampaui batas tersebut.

Sebagai tindak lanjut, BGN memutuskan untuk menutup sementara sejumlah dapur SPPG guna melakukan evaluasi total, termasuk pemeriksaan kebersihan alat, bahan baku, dan kepatuhan terhadap SOP.

“SPPG yang lalai ditutup sementara. Ini jadi bahan evaluasi besar bagi kami,” tegasnya.

Langkah penutupan ini tidak hanya berlaku di Bandung Barat, tetapi juga di berbagai daerah lain yang ditemukan pelanggaran serupa.

“Secara nasional, ada 106 dapur MBG yang ditutup sementara. Dari jumlah itu, baru 12 dapur yang kembali diizinkan beroperasi setelah melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Dadan memastikan, pemerintah berkomitmen memperbaiki sistem distribusi dan pengawasan program MBG agar insiden serupa tidak terulang.

“Kami akan perketat pengawasan agar makanan bergizi benar-benar aman dan layak konsumsi. Tujuan utama program ini adalah menyehatkan, bukan membahayakan,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian