Bertahan di Pengungsian, Ribuan Warga Agam Menanti Hunian Layak Pascabanjir

warga agam
Ilustrasi - Proses evakuasi korban meninggal dunia yang tertimbun longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Jumat (8/3). (BPBD Kabupaten Padang Pariaman)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Hari-hari berat masih dijalani ribuan warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang kehilangan rumah akibat bencana banjir hidrometeorologi. Hingga kini, sebagian besar korban masih bertahan di lokasi pengungsian, menunggu kepastian hunian sementara untuk melanjutkan hidup setelah bencana yang merenggut harta, bahkan anggota keluarga.

Pemerintah Kabupaten Agam mencatat sedikitnya 5.086 warga mengungsi karena rumah mereka rusak atau tidak lagi aman untuk dihuni. Dari pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak 525 unit hunian sementara dibutuhkan untuk menampung keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

“Hunian sementara ini sangat dibutuhkan, karena banyak warga sudah tidak memiliki tempat tinggal dan belum memungkinkan kembali ke rumah,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, dikutip dari Antara Sabtu, (13/12/2025).

Kecamatan Palembayan menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Ratusan keluarga di nagari-nagari seperti Salareh Aia dan Tigo Koto Silungkang terpaksa mengungsi setelah banjir bandang menghancurkan permukiman mereka. Kondisi serupa juga dialami warga di Kecamatan Tanjung Raya, Palupuh, Malalak, hingga Ampek Koto.

Selain kehilangan tempat tinggal, warga pengungsi juga menghadapi keterbatasan kebutuhan dasar. Tempat tinggal darurat, akses air bersih, layanan kesehatan, serta logistik harian menjadi kebutuhan paling mendesak di tengah masa pengungsian yang belum dapat dipastikan kapan berakhir.

Baca Juga:

Banjir dan Longsor Meluas, Padang Pariaman Tetapkan Status Tanggap Darurat

Bencana ini meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Agam. BPBD mencatat 192 warga meninggal dunia dan 72 orang hingga kini masih dinyatakan hilang. Proses pencarian korban terus dilakukan, sementara keluarga korban menunggu kabar dengan penuh harap.

Di sisi lain, kerusakan yang ditimbulkan bencana terbilang masif. Ratusan rumah rusak berat, fasilitas pendidikan dan tempat ibadah terdampak, jembatan dan jalan terputus, serta lahan pertanian dan ternak warga musnah. Kondisi tersebut membuat banyak keluarga kehilangan sumber penghidupan.

“Hunian sementara bukan hanya tempat berteduh, tapi juga langkah awal agar warga bisa kembali menata kehidupan mereka,” kata Rahmat.

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak kini berupaya mempercepat penanganan darurat, memenuhi kebutuhan pengungsi, dan menyiapkan hunian sementara sebagai solusi jangka pendek sambil menunggu proses pemulihan dan rekonstruksi pascabencana.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...