Begini Caranya Menikmati Kopi Untuk Penderita Asam Lambung!

kopi untuk penderita asam lambung
(Kopi nikmat)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Minum kopi dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi banyak orang, tetapi bagi penderita asam lambung dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), kopi bisa menjadi pemicu masalah pencernaan.

Dalam panduan ini, kita akan membahas secara mendalam tentang pengaruh kopi untuk penderita asam lambung, jenis kopi yang aman, dan tips untuk menikmati kopi tanpa menimbulkan gangguan pencernaan.

Pengaruh Kafein pada Asam Lambung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan kafein, yang menjadi komponen utama dalam teh dan kopi. Kafein ini dapat memicu mulas pada orang dengan asam lambung atau GERD.

Kafein memiliki kemampuan untuk mengendurkan lower esophageal sphincter (LES), yang dapat memicu kekambuhan GERD. Namun, penting untuk kamu catat bahwa gejala mungkin terjadi oleh komponen lain selain kafein.

Pengaruhnya pada Tubuh

Asam dalam kopi diukur dalam skala pH, di mana semakin rendah pH, semakin asam minuman tersebut. Kopi hot brew, misalnya, cenderung memiliki jumlah asam yang lebih tinggi daripada dengan kopi cold brew. Selain itu, varietas kopi tertentu juga memiliki tingkat keasaman yang berbeda.

Beberapa jenis kopi untuk penderita asam lambung ada yang direkomendasikan, seperti dark roast coffee, green coffee, dan double fermented coffee. Dark roast coffee, yang disangrai lebih gelap, terbukti memiliki pH yang lebih rendah, sehingga sangat aman sekali untuk kamu konsumsi.

BACA JUGA: 4 Kopi Asli Indonesia, Pecinta Kopi Wajib Tahu!

Cara Menikmati

1. Pilih Kopi Cold Brew

Kopi cold brew merupakan pilihan yang bijak bagi penderita asam lambung. Dengan kafein yang lebih rendah dan kandungan asam yang minim, kopi ini dapat kamu nikmati tanpa menimbulkan kekambuhan.

2. Pilih Kopi dengan Keasaman Rendah

Para peneliti merekomendasikan kopi dengan pH antara 4,85 hingga 5,13. Dark roast coffee, green coffee, dan double fermented coffee adalah opsi yang aman untuk menjaga keseimbangan asam lambung.

3. Batasi Asupan Kopi

Untuk mencegah gejala yang berlebihan, penderita asam lambung sebaiknya membatasi konsumsi kopi harian mereka. Dua cangkir kopi per hari adalah batasan yang ahli medis rekomendasikan.

4. Tambahkan Susu Murni

Studi menunjukkan bahwa protein pada susu, seperti kasein, mampu mengikat asam klorogenat pada kopi. Menambahkan susu murni ke dalam kopi dapat membantu mencegah produksi asam lambung secara berlebihan.

 

(Kaje/Usamah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun