Bandung Pasang Insinerator di Gedebage, Targetkan Olah 300 Ton Sampah per Hari

Bandung Pasang Insinerator di Gedebage, Targetkan Olah 300 Ton Sampah per Hari
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat penanganan sampah di Pasar Gedebage. Hingga Selasa 29 April 2025 (dok. humas pomkot bandung)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melangkah serius dalam mengatasi darurat sampah. Instalasi teknologi pengolahan sampah berbasis termal atau thermal treatment resmi dimulai di Kecamatan Gedebage, dengan target mampu mengolah hingga 300 ton sampah per hari pada akhir 2025.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, menegaskan kebijakan ini bukan sekadar inisiatif daerah, melainkan tindak lanjut dari arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pada Maret 2025 lalu, Menteri LHK menerbitkan surat edaran yang memperbolehkan pemanfaatan teknologi termal insinerator, pirolisis, hingga gasifikasi namun dengan regulasi yang jauh lebih ketat dibanding aturan sebelumnya.

“Surat dari Menteri memperbolehkan penggunaan teknologi thermal, tapi dengan syarat yang sangat ketat. Tidak seperti dulu yang longgar,” kata Darto, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga:

Pemkot Bandung Genjot Insinerator, Bidik 300 Ton Sampah Terolah per Hari di 2025

Atasi Masalah Sampah, Indonesia Luncurkan Proyek Waste to Energy Akhir Oktober

Ada dua pengetatan utama dalam aturan baru ini. Pertama, seluruh peralatan wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 2023, yang lebih tinggi dibanding SNI 2017, khususnya pada aspek emisi, efisiensi pembakaran, dan sistem pengendalian polusi udara.

Kedua, operator teknologi thermal harus memiliki izin usaha yang sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) serta diwajibkan melakukan pemantauan dan pelaporan emisi secara berkala dan transparan.

“Jadi bukan sekadar pasang alat lalu bakar sampah. Ada standar ketat, baik teknis maupun administratif,” ucapnya.

Bandung setiap harinya menghasilkan lebih dari 1.500 ton sampah. Sementara itu, TPA Sarimukti tempat pembuangan utama sudah mendekati batas kapasitas dan kerap menimbulkan kendala operasional.

“Insinerator di Gedebage ini jadi langkah awal. Kalau target 300 ton per hari bisa tercapai, setidaknya kita bisa mengurangi beban Sarimukti secara signifikan,” ujarnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026