Bahaya! Benda Dapur Ini Mengandung Mikroplastik

benda dapur mengandung mikroplastik
(iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mikroplastik kini telah menjadi bagian dari kehidupan modern yang sulit dihindari. Partikel kecil ini tidak hanya mencemari lautan, udara, dan tanah, tetapi juga telah memasuki tubuh manusia.

Melansir Nature Medicine, mikroplastik ditemukan dalam berbagai organ vital manusia seperti darah, ginjal, hati, bahkan otak. Studi tersebut mengungkapkan bahwa otak mengandung kadar mikroplastik paling tinggi dibandingkan organ lainnya, dengan pasien demensia menunjukkan kadar hingga sepuluh kali lebih besar dari orang sehat.

Lebih mengejutkan lagi, mikroplastik juga tersebar di dalam rumah kita, terutama di dapur. Tanpa disadari, banyak peralatan dan bahan dapur sehari-hari yang menjadi sumber utama paparan partikel berbahaya ini. Berikut tujuh benda dapur mendangdung mikroplastik.

1. Peralatan Masak Antilengket

Peralatan masak dengan lapisan antilengket seperti teflon menjadi salah satu benda dapur mengandung mikroplastik. Lapisan ini memang praktis karena membuat makanan tidak menempel.

Namun penelitian menunjukkan bahwa saat digunakan pada suhu tinggi atau jika permukaannya tergores, teflon bisa melepaskan jutaan partikel mikroplastik ke dalam makanan.

Studi dari Australia memperkirakan satu wajan berlapis teflon yang rusak dapat mengeluarkan hingga dua juta partikel mikroplastik. Dalam jangka panjang, partikel ini dapat masuk ke tubuh melalui makanan dan menumpuk di organ vital.

2. Wadah Makanan Plastik

Wadah plastik yang umum digunakan untuk menyimpan atau membungkus makanan ternyata juga dapat melepaskan mikroplastik. Proses pemanasan, terutama di microwave atau saat dicuci dengan air panas, mempercepat pelepasan partikel mikroplastik ke dalam makanan.

Penelitian menemukan bahwa semua jenis wadah plastik yang digunakan restoran untuk makanan bawa pulang mengandung mikroplastik. Paparan ini meningkat signifikan jika wadah terkena panas atau minyak.

3. Peralatan Makan Plastik

Sendok, garpu, dan pisau plastik yang sering digunakan dalam makanan cepat saji juga menjadi sumber paparan mikroplastik. Saat digunakan untuk makanan panas, alat makan ini bisa melepaskan partikel kecil yang masuk bersama makanan ke dalam tubuh.

Paparan berulang dapat memicu penumpukan partikel dalam darah, yang berpotensi memengaruhi sistem saraf dan kekebalan tubuh.

4. Kantong Teh

Kantong teh modern yang tampak sederhana ternyata termasuk benda dapur mengandung mikroplastik. Penelitian dari Autonomous University of Barcelona mengungkapkan bahwa satu kantong teh dapat melepaskan miliaran partikel mikroplastik dan nanoplastik ke dalam air panas saat diseduh.

Sebagian besar kantong teh dibuat menggunakan polipropilena, bahan plastik yang tahan panas tetapi mudah terurai dalam bentuk partikel kecil saat terkena suhu tinggi.

5. Rempah-Rempah dalam Kemasan Plastik

Rempah-rempah yang sering digunakan untuk memasak bisa mengandung mikroplastik, terutama jika dikemas dalam wadah plastik. Paparan jangka panjang antara bahan makanan dan plastik dapat menyebabkan perpindahan partikel mikroplastik ke dalam rempah.

Studi laboratorium menunjukkan bahwa hampir semua wadah plastik yang diuji mengandung partikel mikroplastik, yang dapat mencemari bahan di dalamnya.

Baca Juga:

Apa Benar Air Hujan Jakarta Mengandung Mikroplastik?

Mengungkap Kandungan Mikroplastik di Buah, Sayur, hingga Teh

6. Sedotan Plastik

Sedotan plastik merupakan salah satu sumber polusi mikroplastik paling umum. Partikel halus dari sedotan bisa terlepas ke dalam minuman, terutama jika digunakan berulang atau terkena suhu tinggi.

Selain mencemari tubuh manusia, sedotan plastik juga menjadi penyumbang besar sampah laut. Setiap tahun, jutaan ton plastik termasuk sedotan berakhir di perairan, merusak ekosistem dan membahayakan satwa laut.

7. Lapisan Kaleng Makanan

Makanan kaleng tampak praktis, namun lapisan dalam kaleng sering mengandung bahan kimia yang berpotensi melepaskan mikroplastik. Meski banyak produsen sudah meninggalkan penggunaan bisphenol A (BPA), bahan penggantinya seperti akrilik dan poliester epoksi juga tidak sepenuhnya aman.

Ketika kaleng disimpan di tempat panas atau penyok, lapisan pelindungnya bisa rusak dan menyebabkan pelepasan partikel mikroplastik ke dalam makanan.

Jadi itu merupakan benda dapur mengandung mikroplastik yang perlu diwaspadai.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City