Apa Benar Air Hujan Jakarta Mengandung Mikroplastik?

hujan mengandung mikroplastik
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Belakangan media sosial ramai kabar soal air hujan di Jakarta yang disebut mengandung mikroplastik beracun. Isu tersebut langsung memicu perdebatan warganet, ada yang percaya, tapi ada pula yang menganggapnya sekadar hoaks.

Beberapa bahkan mengaitkannya dengan teori rekayasa cuaca dan penyemprotan bahan kimia dari pesawat.

Lalu, benarkah air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik? Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa partikel plastik berukuran mikroskopis memang telah ditemukan dalam setiap tetes air hujan di Jakarta.

Benarkah Air Hujan di Jakarta Mengandung Mikroplastik?

Peneliti dari BRIN, Muhammad Reza Cordova mengatakan bahwa, air hujan di Jakarta memang telah terkontaminasi mikroplastik yang bersifat toksik.

Dalam penelitian yang dipublikasikan, ditemukan rata-rata 15 partikel mikroplastik per meter persegi per hari. Partikel ini dideteksi menggunakan teknologi FTIR untuk mengetahui jenis dan polimernya.

Jenis mikroplastik yang paling dominan adalah serat (fiber) dan fragmen dari pecahan plastik, dengan bahan penyusun seperti polietilena, polipropilena, dan poliester.

Zat-zat ini berasal dari aktivitas manusia, mulai dari abrasi pakaian sintetis, sampah kemasan, hingga debu ban kendaraan yang terlepas ke udara.

Riset mencatat emisi mikroplastik di Teluk Jakarta mencapai 3,68 × 10⁹ partikel setiap hari. Partikel-partikel ini terbawa angin ke atmosfer dan kembali jatuh ke permukaan Bumi saat hujan.

Artinya, sampah plastik yang kita buang hari ini, suatu saat bisa kembali turun dari langit.

Begitu mikroplastik sampai di tanah atau air, partikel tersebut bisa masuk ke rantai makanan dan air minum. Studi menunjukkan bahwa manusia kini rata-rata mengonsumsi sekitar 15 gram mikroplastik per bulan, setara dengan berat satu kartu kredit.

Meski penelitian toksikologi masih terbatas, berbagai studi laboratorium mengindikasikan paparan mikroplastik dapat memicu stres oksidatif, peradangan, gangguan hormon, hingga risiko penyakit metabolik.

Cara Menghadapi Krisis Mikroplastik

Masalah mikroplastik kini menjadi perhatian global. Uni Eropa, misalnya, telah menetapkan langkah tegas dengan melarang penggunaan mikroplastik yang tidak dapat terurai dan produk yang mengandungnya, termasuk glitter dan microbeads, sejak Oktober 2023.

Selain itu, Zero Pollution Action Plan dari Komisi Eropa menargetkan pengurangan emisi mikroplastik ke lingkungan sebesar 30 persen pada 2030 dibandingkan 2016.

Baca Juga:

Mengungkap Kandungan Mikroplastik di Buah, Sayur, hingga Teh

Waduh! Indonesia Terbanyak Konsumsi Mikroplastik di Dunia

Di Indonesia, BRIN tengah melakukan pemantauan jangka panjang dan penilaian risiko terhadap paparan mikroplastik, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan penderita penyakit kronis.

Namun, upaya ini perlu diimbangi dengan perbaikan sistem pengelolaan sampah plastik, peningkatan daur ulang, dan kebijakan nasional yang lebih ketat terhadap plastik sekali pakai.

Jadi, benarkah air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik? Faktanya memang iya dan hal ini seharusnya bikin kita lebih sadar.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City