Atap SMK 1 Gunung Putri Bogor Ambruk, 44 Siswa Luka-luka

atap smk 1 gunung putri bogor ambruk
(doc.Jabaronline)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebanyak 44 orang termasuk siswa dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa atap ambruk bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Senin (3/11/2025) sore.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB di Jalan Barokah No. 6, Kampung Baru, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, berdasarkan laporan awal, ambruknya atap bangunan sekolah tersebut terjadi setelah terdengar suara gemuruh.

Beruntung, saat kejadian proses kegiatan belajar mengajar telah selesai sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang. Berdasarkan keterangan saksi, sempat terdengar suara gemuruh sebelum atap bangunan ambruk. Saat itu, kegiatan sekolah sudah selesai,” ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan di Bandung, Selasa (4/11/2025).

Hendra menyatakan bangunan yang ambruk terdiri dari lima ruangan kelas.

Hingga saat ini, total 44 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut dan telah mendapatkan perawatan di beberapa fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Cileungsi dua orang, RS Hermina dua orang, Puskesmas Wanaherang 22 orang, dan RS Kenari 18 orang.

Baca Juga:

Atap Sekolah Ambruk di Tangerang, 11 Murid SD Jadi Korban

44 Rumah Rusak Akibat Pergerakan Tanah di Tasikmalaya, 18 Sekolah Terancam

“Seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memastikan kondisi para korban serta keamanan di lokasi kejadian,” kata Hendra.

Ia menambahkan, kepolisian bersama tim gabungan masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti ambruknya atap sekolah tersebut.

“Tim Inafis dan personel Polsek Gunung Putri sudah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Kami imbau masyarakat agar tidak mendekat ke area bangunan yang terdampak untuk menghindari risiko lanjutan,” tutup Hendra.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026