203 Desa Baru di Papua Barat? Begini pesan Wamendagri

Desa Papua Barat
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk (Instagram/@ribka.haluk)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Wacana pemekaran desa kembali mencuat, kali ini datang dari Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Sebanyak 203 desa diusulkan untuk dimekarkan, dengan harapan bisa meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Namun, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa langkah besar ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Semua proses tetap harus mengacu pada regulasi yang berlaku.

“Apa yang menjadi tanggung jawab Kementerian Dalam Negeri, apa yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak, kita berembuk bersama-sama. Karena ini secara hierarki itu dari kabupaten kemudian harus naik ke provinsi, ada syarat-syarat yang harus diikuti,” kata Ribka mengutip dari ANTARA, Rabu (20/8/2025).

Aspirasi Daerah

Pernyataan ini disampaikan Ribka usai menerima audiensi Bupati Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba, di Kantor Kemendagri. Menurut Ribka, kementeriannya selalu terbuka terhadap aspirasi yang lahir dari daerah.

Namun, pemekaran desa di Papua Barat ini tetap harus berjalan dalam koridor hukum, yakni Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa.

“Tim kami di Kementerian Dalam Negeri sudah punya tupoksinya. Jadi mudah-mudahan, kami harapkan nanti para direktur yang mewakili para Dirjen yang akan menyampaikan duduk persoalan ini. Apakah sudah pernah terdaftar atau belum, atau ada yang baru atau ada yang lama, kemudian nanti diverifikasi,” jelasnya.

Baca Juga:

Wagub Sumut Surya Pimpin Upacara Penurunan Bendera dan Beri Penghargaan untuk Desa

Galaxy Buds3 FE Resmi Rilis, Desain Baru dan ANC Canggih dengan Harga Lebih Terjangkau

Alasan Verifikasi Itu Penting

Menurut Ribka, verifikasi bukan hanya urusan administratif, tapi menyangkut banyak hal krusial. Mulai dari pemberian kode desa, administrasi kependudukan, hingga tata kelola pemerintahan yang berdampak langsung pada pelayanan publik.

“Kalau ada yang lolos tanpa proses, bisa jadi masalah di kemudian hari. Jadi kami harus hati-hati, tapi aspirasi masyarakat tetap kami akomodasi,” tambahnya.

Tak sekadar di atas meja, tim dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) juga sudah melakukan klarifikasi lapangan di sejumlah lokasi. Hasilnya, sebagian syarat memang sudah dipenuhi. Namun, masih ada catatan administratif yang perlu dilengkapi sebelum usulan ini bisa benar-benar melangkah lebih jauh.

Dengan audiensi ini, Kemendagri dan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak sepakat memperkuat koordinasi agar aspirasi masyarakat bisa diwujudkan. Namun, semuanya harus sesuai regulasi.

“Ini bukan soal cepat atau lambat, tapi soal benar atau salah. Kalau sudah sesuai aturan, barulah pemekaran desa bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ribka.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Desa

Ini 3 Desa yang Jadi Bukti Nyata Toleransi

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Indonesia, dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, telah lama mengukuhkan keragaman sebagai fondasi bangsanya. Keberagaman suku, agama, dan budaya adalah anugerah yang seharusnya menjadi

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...