Apindo Jabar Dorong Kepastian Investasi dan Sinergi Kebijakan Tata Ruang

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Luasan Lahan Baku Sawah (LBS) menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Gedung Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Rabu (29/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, APINDO Jabar menyuarakan kekhawatiran terkait nasib iklim investasi di Jawa Barat akibat perubahan status lahan secara mendadak.

Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, serta jajaran Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat. Fokus utama pembahasan adalah implementasi Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 yang menargetkan 87% Lahan Baku Sawah (LBS) ditetapkan sebagai Peta Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).

Ketua APINDO Jabar, Ning Wahyu, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap dunia usaha. Banyak lahan yang semula diperuntukkan bagi industri tiba-tiba berubah status menjadi lahan pertanian. Hal ini menyebabkan proses perizinan bagi perusahaan yang telah melakukan pembebasan lahan menjadi macet total.

“Perubahan peruntukan lahan ini menimbulkan ketidakpastian hukum bagi investor, kerugian finansial, hingga ketidakpastian perencanaan bisnis. Dampak paling krusial adalah tertundanya penciptaan lapangan kerja,” ujar Ning Wahyu.

Ia mencontohkan kasus di Cirebon, di mana seorang investor yang sudah melakukan pembelian lahan kini tidak dapat melanjutkan perizinan karena perubahan status lahan tersebut. Ning meminta agar pemerintah melakukan percepatan penataan ulang tata ruang agar pengusaha yang sudah telanjur berinvestasi mendapatkan kepastian hukum.

Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pihaknya tengah bergerak cepat untuk menyelaraskan data lahan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Dedi menargetkan proses verifikasi LBS akan rampung dalam waktu dua minggu untuk kemudian diintegrasikan ke dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Barat.

“Ketepatan data menjadi pondasi utama dalam menentukan kebijakan tata ruang,” tegas Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN mendorong agar APINDO dilibatkan secara aktif dalam proses penyusunan rencana tata ruang di daerah. Hal ini bertujuan agar kebijakan yang diambil tetap berkeadilan dan tidak menghambat pertumbuhan ekonomi.

Di akhir pertemuan, Ning Wahyu mengimbau para pelaku usaha untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap proses yang sedang berjalan. Ia juga meminta para Bupati dan Wali Kota di Jawa Barat bersikap responsif agar permasalahan ini tidak berlarut-larut.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi menjaga keseimbangan antara perlindungan lahan pertanian dan kebutuhan pengembangan industri demi keberlanjutan ekonomi Jawa Barat,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan pendataan terhadap seluruh pondok pesantren (ponpes) terlebih dahulu.
Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sejumlah ruko di Blok 3 kawasan Pasar Soreang dilaporkan ambruk pada...

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...