Apa Penyebab dan Dampak dari Kondisi Polytrauma?

Kondisi Polytrauma
Ilustrasi. (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polytrauma atau politrauma, merupakan kondisi medis di mana seseorang mengalami luka pada beberapa bagian tubuh dan organ secara bersamaan.

Melansir Science Direct, dalam konteks medis mendefinisikan polytrauma umumnya sebagai kondisi di mana seseorang mengalami dua atau lebih cedera, di mana salah satu atau keduanya dapat mengancam jiwa dan berpotensi menyebabkan kematian.

Penyebab Polytrauma

Polytrauma sering kali terjadi akibat insiden besar seperti kecelakaan kendaraan, ledakan, serangan fisik, trauma tumpul, atau seperti yang dialami Payne, terjatuh dari ketinggian.

Dalam kasus polytrauma, cedera tersebut terjadi dalam satu insiden yang sama, memengaruhi berbagai bagian tubuh atau organ vital, dan dapat mengakibatkan berbagai komplikasi seperti gangguan fisik, kognitif, psikologis, bahkan kematian.

Dampak Cedera pada Polytrauma

Pada polytrauma, cedera otak adalah salah satu yang paling serius dan sering kali menjadi penyebab kematian. Bahkan jika pasien selamat, proses rehabilitasi bisa sangat panjang dan sulit.

Selain itu, kondisi polytrauma juga bisa menyebabkan cedera tulang belakang, luka bakar, nyeri akut, hingga amputasi jika mengalami luka yang sangat parah.

Contoh Kasus Liam Payne

Terkait hal ini, beberapa waktu lalu, seorang mantan personel boyband One Direction, Liam Payne meninggal, yang di mana penyebabnya karena mengalami polytrauma.

Kasus polytrauma Liam Payne menjadi salah satu contoh tragis dari betapa berbahayanya cedera pada beberapa organ tubuh sekaligus. Meski dunia medis telah berkembang pesat, polytrauma tetap menjadi tantangan besar bagi para profesional kesehatan karena sifat cederanya yang kompleks dan mematikan.

BACA JUGA: Fati Indraloka Ungkap Bambino Alami Trauma Pasca Kepergian Babe Cabita

Polytrauma pada kasus Liam Payne menunjukkan betapa rentannya kondisi tubuh manusia ketika mengalami cedera berat pada beberapa sistem organ secara bersamaan.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun