Ancaman Rental Mobil, Ketahui Praktik ‘Laundry GPS’

laundry gps (2)
(Arvento)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Istilah praktik kejahatan yang beberapa waktu lalu berkembang, ‘laundry GPS’, akibat kasus penggelapan mobil rental di Merak, Tangerang.

Sebab, peristiwa itu melayangkan nyawa seorang bos rental mobil yang ditembak oleh pelaku penggelapan mobil rental.

Laundry GPS secara sederhana, menghilangkan celah pelacakan ketika kendaraan akan digelapkan. Saat ini, sudah banyak mobil yang terpasang GPS tersembunyi oleh pemilik rental, sehingga pelaku kejahatan melakukan laundry GPS.

GPS Bisa Berjumlah Lebih dari 1

Melalui cara laundry GPS ini, pelaku kejahatan bisa mencopot perangkat GPS yang terpasang pada kendaraan tersebut., agar kendaraan tidak mudah terlacak.

Meskipun pelaku berhasil melepas alat pelacak, tetapi kemungkinan GPS yang tersimpan akan lebih dari satu unit tetap terpasang dan memungkinkan pihak berwenang untuk melacak keberadaan kendaraan tersebut.

Modus Lain dari Laundry GPS

Melansir berbagai sumber,  manipulasi ini,  sering kali melibatkan manipulasi dokumen kendaraan, seperti STNK atau BPKB palsu.

Dengan menggunakan dokumen yang tampak sah namun sesungguhnya tidak sesuai dengan kendaraan yang sebenarnya, pelaku dapat mengelabui pembeli yang tidak teliti.

BACA JUGA: Kasus Penembakan Bos Rental, Anak Korban: Tembakan hampir kena kuping saya

Dalam beberapa kasus, BPKB yang ada, salinan yang diubah identitasnya, membuat pembeli merasa bahwa transaksi tersebut legal padahal kendaraan yang dibeli bukanlah kendaraan yang terdaftar dengan dokumen yang benar.

Di dunia bisnis mobil bekas, khususnya bagi mereka yang berurusan dengan rental mobil, istilah “laundry GPS” sudah bukan hal yang asing.

Praktik semacam ini bukan hanya berbahaya bagi pihak pelaku usaha terkait, tetapi juga menciptakan kekhawatiran di kalangan masyarakat akan semakin maraknya kejahatan dalam transaksi jual beli mobil bekas.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan teliti dalam melakukan transaksi, terutama dengan memastikan keaslian dokumen kendaraan dan keberadaan perangkat pelacak GPS yang terpasang.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026