Anak Anggota DPRD KBB Ikut Jadi Korban Keracunan MBG

KERACUNAN MBG Bandung Barat
(instagram/official.pipitpuspita)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Insiden keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di SMPN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat turut menyasar anak anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Fraksi Golkar, Pipit Puspita Ahdiani.

Pipit menceritakan kepanikan dan kronologi ketika anaknya mulai mengalami gejala keracunan.

“Anak saya kelas 8 di SMP ini. Tadi siang masih sehat, pulang ke rumah juga biasa saja. Tapi sekitar jam 4 sore mulai merasa lemas dan pusing,” tuturnya di Posko SMPN 1 Cisarua, Selasa (14/10/2025) malam.

Pipit kemudian memutuskan membawa anaknya kembali ke sekolah dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Lembang.

“Sekarang masih dalam perawatan observasi di RSUD Lembang,” tambahnya.

Menurut Pipit, gejala yang dialami anaknya mirip dengan kebanyakan siswa lainnya. Mendapati kondisi kesehatan anaknya menurun Pipit langsung membawa anaknya untuk mendapat penanganan medis.

“Kondisinya cuma lemas, pusing, dan sakit perut,” ujarnya.

Ia menuturkan, anaknya hanya memakan ayam dari menu MBG yang disediakan hari itu.

“Biasanya enggak pernah makan, tapi hari ini dia coba makan ayamnya saja. Katanya rasanya biasa, tidak bau. Tapi setelah itu baru muncul gejala,” kata Pipit.

Ia menambahkan sebagian siswa belum sempat makan ketika muncul himbauan dari pihak sekolah untuk tidak mengkonsumsi makanan tersebut. Sementara sebagian lainnya sudah terlanjur memakannya.

Baca Juga:

Keracunan MBG Berulang di Bandung Barat, 6 Siswa SMPN 1 Cisarua Dilarikan ke Puskesmas

Diduga Ayam Basi Penyebab Keracunan MBG di SMPN 1 Cisarua Bandung Barat

“Katanya sudah pada habis tuh, baru ada himbauan dari sekolah kalau itu kok boleh dimakan. Jadi sebetulnya sebagian ada yang belum dibagikan, sebagian ada yang sudah habis. Sebagian ada yang sudah habis. Jadi mungkin engak semua terdampak gitu ya,” ucapnya.

Pipit menekankan perlunya evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan.

“Sebagai orang tua, saya mendukung program ini karena baik untuk gizi anak-anak. Tapi setelah kejadian ini, pemerintah perlu lebih memperhatikan aspek kesehatan dan kualitas makanannya. Apalagi satu dapur bisa melayani sampai 3.000 porsi, tentu itu kurang maksimal,” tegasnya.

“Ini harus jadi evaluasi bersama, termasuk untuk kami di DPRD. Tapi karena program ini merupakan kebijakan langsung dari Presiden, kami akan terus mengawal agar pelaksanaannya di lapangan lebih aman dan berkualitas,” tutupnya.

Sebelumnya, sebanyak 132 anak di SMPN 1 Cisarua mengalami keracunan usai menyantap MBG.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun