BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pebulutangkis Korea Selatan, An Se-young, kembali menunjukkan dominasi tak terbantahkan di sektor tunggal putri. Ia tampil perkasa dan memastikan gelar juara Australia Open 2025 setelah menaklukkan wakil Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), pada partai final yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Australia, Minggu (23/11/2025).
An Se-young tampil dengan gaya permainan khasnya yang solid, sabar, dan nyaris tanpa celah. Meskipun Putri KW tampil penuh percaya diri usai menyingkirkan sejumlah unggulan di babak-babak sebelumnya, ia tetap kesulitan mengatasi ritme dan kualitas permainan sang juara dunia.
Sejak gim pertama dimulai, An Se-young langsung menguasai tempo. Serangan balik cepat dan pertahanan rapat membuat Putri KW terpaksa bermain lebih agresif, namun banyak pengembalian yang justru membuahkan error. Gim pembuka pun menjadi milik An Se-young dengan relatif nyaman.
Baca Juga:
Kejutan Putri KW Terhenti di Babak Perempat Final Malaysia Masters
Memasuki gim kedua, Putri KW mencoba bangkit dengan meningkatkan tempo permainan. Ia sempat menciptakan reli-reli panjang dan beberapa kali memaksa An Se-young keluar dari zona nyaman. Namun konsistensi dan ketenangan menjadi pembeda. Saat momen-momen kritis, An Se-young mampu menjaga fokus dan mengamankan poin-poin penting hingga akhirnya memastikan kemenangan dua gim langsung dengan skor akhir 21-16, 21-14.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa An Se-young telah kembali ke performa terbaiknya setelah sempat diganggu cedera panjang. Gelar Australia Open 2025 juga menambah daftar panjang prestasinya di level BWF World Tour.
Sementara itu, meski gagal meraih gelar, perjalanan Putri KW di Australia Open patut diapresiasi. Penampilannya yang penuh determinasi dan keberhasilan mencapai final merupakan pencapaian terbesar Putri KW di turnamen level Super 500 sejauh ini. Hasil ini juga memberi sinyal positif untuk kebangkitan sektor tunggal putri Indonesia.
Dengan performa luar biasa yang ditunjukkan di final, An Se-young kembali mengukuhkan dirinya sebagai pemain yang sulit dihentikan. Sang ratu bulutangkis Korea itu sekali lagi membuktikan bahwa konsistensi dan mental juara adalah kunci untuk tetap berada di puncak.
(Budis)










