Ambil Paksa Kendaraan, Tujuh Mata Elang Diringkus Polisi

Ambil Paksa Kendaraan, Tujuh Mata Elang Diringkus Polisi
Ambil Paksa Kendaraan, Tujuh Mata Elang Diringkus Polisi (Vil/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

KAB BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sejumlah pria yang diduga ‘mata elang’ atau debt collector diamankan oleh personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung.

SA, K, GG, D, Y, DP dan S, yang mengaku sebagai penagih hutang ini dianggap telah melakukan perampasan kendaraan secara paksa di wilayah Rancaekek dan Cileunyi.

“Pengamanan terhadap ketujuh orang tersebut merupakan tindak lanjut dan berdasarkan keluhan masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aksi perampasan kendaraan secara paksa oleh pihak yang mengaku sebagai mata elang di wilayah Rancaekek dan Cileunyi,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara di Mapolresta Bandung, Rabu (16/4/2025).

BACA JUGA:

Polresta Bandung Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

Polresta Bandung Fokus Sejumlah Titik Kepadatan saat Mudik

Luthfi mengungkap, anggotanya mengamankan para pria tersebut di Kampung Tagog, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, sekitar pukul 14.00, Selasa (15/4).

Saat itu petugas yang tengah melakukan patroli dan mengumpulkan informasi di wilayah Cileunyi mencurigai sejumlah orang yang sedang melakukan aktivitas penarikan unit kendaraan di depan minimarket Jalan Percobaan, Cileunyi.

“Tim kemudian melakukan pengintaian dan berhasil mengamankan tiga orang di lokasi,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui jika ketiganya bekerja untuk PT Asmoro Jaya dan mengantongi kartu identitas (ID card) serta surat tugas sebagai debt collector.

“Tim kemudian mengembangkan penyelidikan ke gudang milik PT Asmoro Jaya di Kampung Tagog, Jalan Sukahaji, yang diduga menjadi lokasi penyimpanan kendaraan hasil penarikan,” tuturnya.

Petugas pun berhasil mengamankan empat orang lainnya beserta 25 unit kendaraan roda dua yang diduga hasil penarikan tanpa prosedur legal di gudang tersebut. Polisi juga menyita tujuh unit telepon genggam dan sejumlah dokumen perusahaan.

“Berdasarkan keterangan dari salah seorang yang kami amankan, unit kendaraan yang berhasil diamankan akan dikirimkan ke pihak leasing, dan PT Asmoro Jaya memperoleh keuntungan sekitar Rp70.000 per unit setelah dipotong biaya operasional,” jelasnya.

Pihaknya, ditekankan Luthfi, masih melakukan penyelidikan guna mendalami keterlibatan pihak lain dan memastikan legalitas aktivitas yang dilakukan oleh PT Asmoro Jaya. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya debt collector yang lain.

(Vil/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City