Polisi Buru Dua Pemasok Miras Oplosan Tewaskan Empat Pemuda di Mamuju

Polisi Buru Dua Pemasok Miras Oplosan Tewaskan Empat Pemuda di Mamuju
Ilustrasi.-pabrik miras oplosan (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Satuan Reskrim Polresta Mamuju Provinsi Sulawesi Barat masih memburu dua orang pemasok minuman keras (miras) oplosan yang mengakibatkan empat pemuda setempat meningal dunia.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju Ajun Komisaris Polisi Agustinus Pigay mengatakan kedua yang masih di cari pihak kepolisian yakni Md (30) dan Rj (28) diketahui berprofesi sebagai sopir perusahaan pengangkut limbah, saat ini masih dalam pencarian.

Keduanya diduga kuat sebagai pihak yang memberikan minuman keras berupa alkohol kedaluwarsa kepada sekelompok pemuda di Dusun Pancasila, Desa Papalang, Kabupaten Mamuju, yang kemudian menenggak minuman keras tersebut.

“Setelah mengetahui ada korban yang meninggal dunia, kedua terduga pelaku langsung melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Mamuju,” kata Agustinus

Baca Juga:

Bandung Kian Bersih dari Pungli, Rentenir, dan Miras, Erwin Pastikan Efek Jera Berjalan

5 Warga Cianjur Tewas setelah Tenggak Miras Oplosan Jenis Roso-Roso

Kedua terduga pelaku kata Agustinus, dapat dijerat Pasal 204 KUHP tentang tindak pidana menjual atau memberikan barang berbahaya yang mengakibatkan orang meninggal dunia, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

“Kasus ini menjadi perhatian serius karena telah menelan korban jiwa. Kami mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui keberadaan para pelaku,” tegas Agustinus.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat belasan pemuda pada Kamis malam (18/9) sekitar pukul 20.00 WITA menggelar pesta minuman keras jenis Cap Tikus, yang dicampur dengan minuman energi kemasan.

Keesokan harinya, yakni pada Jumat sore (19/9) para pemuda yang telah mengonsumsi minuman oplosan tersebut mulai mengalami gejala mual dan muntah.

Warga kemudian membawa para pemuda itu ke Puskesmas Topore untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun pada Sabtu sekitar pukul 10.10 WITA, empat pemuda mengalami sesak napas berat kemudian akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Korban meninggal dunia adalah Jayadi (17), Marjiadi (24), Aswin (21) dan Riadin (19)., sedangkan 12 orang lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Sementara, Kabid Humas Polda Sulbar Komisaris Besar Polisi Slamet Wahyudi, dihubungi Sabtu malam menyampaikan saat ini polisi masih mendalami jenis minuman yang dikonsumsi para pemuda tersebut.

“Masih dilakukan pendalaman terkait jenis minuman yang dikonsumsi para pemuda itu,” kata Slamet Wahyudi. (usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri