Ada Penipuan Aktivasi IKD di Depok, Disdukcapil Minta Warga Waspada!

IKD Depok - Dok Berita Depok
(Dok Berita Depok)
-

Tidak ada video disisipkan.

DEPOK, TEROPONGMEDIA.ID — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan instansi tersebut, termasuk penipuan terkait aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Peringatan ini disampaikan menyusul surat edaran dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri tertanggal 5 Juni 2025.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima arahan resmi dari pemerintah pusat mengenai maraknya penipuan berkedok pelayanan kependudukan.

Modus operandi yang umum ditemui adalah pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp, SMS, atau telepon pribadi dengan mengaku sebagai petugas Dukcapil.

“Dukcapil, baik pusat maupun daerah, tidak pernah menghubungi masyarakat secara langsung via pesan pribadi untuk meminta data atau mengaktifkan IKD,” tegas Nuraeni kepada media Minggu (8/6).

“Seluruh layanan hanya dilakukan secara tatap muka di kantor Disdukcapil atau Sentra Disdukcapil Pratama (SDP) Kecamatan melalui sistem sIAK,” lanjutnya.

Nuraeni memperingatkan bahwa penipuan semacam ini tidak hanya berpotensi merugikan secara finansial, tetapi juga membahayakan keamanan data pribadi warga.

“Beberapa laporan telah masuk mengenai penyalahgunaan data pribadi masyarakat. Ini ancaman serius yang harus diwaspadai bersama,” ujarnya.

Ditjen Dukcapil dalam surat edarannya meminta seluruh dinas di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan dan gencar melakukan sosialisasi.

Disdukcapil Depok menegaskan bahwa aktivasi IKD hanya bisa dilakukan secara langsung di kantor dinas.

Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan informasi pribadi seperti NIK, nomor KK, atau dokumen kependudukan lainnya kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.

BACA JUGA

Layanan Cetak KTP Elektronik Cianjur Diperluas di 8 Kecamatan, Ini Daftarnya!

Tak Seperti KTP, kenapa SIM Tidak Berlaku Seumur Hidup?

Jika menerima pesan mencurigakan termasuk tawaran aktivasi IKD ini, warga Depok dapat melaporkannya melalui situs Patroli Siber (https://www.patrolisiber.id) atau kepolisian setempat.

Untuk informasi resmi, masyarakat dapat mengakses situs resmi Disdukcapil Depok (dukcapil.depok.go.id) atau datang langsung ke kantor dinas.

“Kami juga menyediakan layanan pengaduan via WhatsApp di nomor 0811-166-864 pada hari kerja. Segera laporkan jika menemukan indikasi penipuan,” pungkas Nuraeni.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian