7.375 Honorer Pemkot Bandung Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu, Era Tenaga Honorer Berakhir

Pusat Tanggung Gaji ASN Daerah
Ilustrasi-Para ASN dan PPPK di Lingkungan Pemkot Bandung. (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Total terdapat 7.375 formasi yang ditetapkan pemerintah pusat, sehingga kini Pemkot Bandung menyatakan tidak ada lagi status honorer.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Evi Hendarin, menjelaskan penetapan ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian PAN-RB.

“Sudah diusulkan dan ditetapkan oleh MenPAN-RB. Saat ini sudah diumumkan dan para pegawai sedang mengisi daftar riwayat hidup,” kata Evi, Senin (15/9/2025).

Adapun rincian formasi PPPK paruh waktu di Kota Bandung meliputi 688 guru, 321 tenaga kesehatan, dan 6.366 tenaga teknis. Seluruhnya telah bekerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga:

Bebas Bersyarat, Eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana Kembali Hirup Udara Bebas

Eks Cafe di Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung Hangus Terbakar

Menurutnya, pengangkatan ini didasarkan pada Kepmenpan Nomor 16 Tahun 2024, yang menjadi solusi untuk menata pegawai non-ASN, memperjelas status mereka, sekaligus memenuhi kebutuhan aparatur di Pemkot Bandung.

“Pada dasarnya mereka sudah bekerja, hanya kini statusnya diafirmasi menjadi PPPK paruh waktu. Dengan begitu, hak-hak mereka lebih jelas,” ucapnya.

PPPK paruh waktu tetap berstatus ASN dengan Nomor Induk PPPK dari BKN, mendapatkan gaji, perlindungan sosial, kontrak resmi tahunan yang bisa diperpanjang, serta kewajiban menjaga netralitas ASN dan mematuhi kode etik. Evi menyebut anggaran gaji sudah disiapkan melalui masing-masing OPD.

“Harapannya, dengan penataan ini, pelayanan publik di Kota Bandung semakin meningkat. Jadi, sekarang sudah tidak ada lagi tenaga honorer di Pemkot Bandung,” ujarnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial