Beragam Pesan Moral Kisah Legenda Tangkuban Perahu

Tangkuban perahu
Pesan Moral Kisah Tangkuban Perahu. Ilustrasi (istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Cerita Legenda Sangkuriang atau banyaknya yang mengenalnya dengan cerita tangkuban perahu, merupakan cerita rakyat yang masih familiar di era sekarang.

Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal sebuah cerita yang berasal dari Tataran Sunda ini.

Cerita Tangkuban Perahu melibatkan tokoh-tokoh utama seperti Dayang Sumbi, Tumang, dan Sangkuriang.

Dayang Sumbi, putri dari Raja Sumbing Perbangkara, yang meski cantik, menikah dengan Tumang, seorang dewa yang terkutuk menjadi anjing penjaga.

Pernikahan mereka melahirkan seorang anak bernama Sangkuriang, yang tanpa sengaja membunuh ayahnya sendiri. kemudia Sangkuriang diusir dari rumah oleh ibunya.

Hingga pada satu waktu, ketika ia kembali ke kampung halamannya, Sangkuring ingin menikahi ibunya sendiri.

Tangkuban perahu
Pesan Moral Kisah Tangkuban Perahu. Ilustrasi (istockphoto)

Kisah Tangkuban Perahu ini tidak hanya menarik perhatian, tapi juga menyiratkan beberapa pesan moral, seperti di bawah ini.

1. Menepati Janji

Dayang Sumbi membuat janji untuk menikahi siapa pun yang berhasil mengambilkan benangnya, bahkan ketika seekor anjing sekalipun.

Pesan moralnya ialah ketika membuat janji kita harus menepatinya. Dengan catatan janji tersebut sesuai dengan norma moral, aturan agama, dan hukum.

2. Jujur dalam Sikap

Kisah ini menekankan pentingnya kejujuran. Dayang Sumbi seharusnya bersikap jujur sejak awal mengenai Tumang, ayah Sangkuriang. Sangkuriang juga seharusnya jujur ketika tanpa sengaja membunuh Tumang.

3. Pelarangan Pernikahan Orangtua dan Anak

Cerita ini mencerminkan bahwa dalam norma sosial, agama, dan hukum, pernikahan antara orangtua dan anak, baik itu ibu atau ayah dengan anak laki-laki maupun perempuan, tidak diperbolehkan.

4. Menolak Keberhasilan dengan Kecurangan

Meskipun Dayang Sumbi menggunakan kecurangan untuk menggagalkan usaha Sangkuriang, cerita ini menekankan bahwa kecurangan bukanlah pilihan yang baik.

Di dalam situasi sulit, mencari jalan keluar yang adil adalah langkah yang lebih bijaksana.

BACA JUGA: 5 Fakta Menarik Tentang Gunung Tangkuban Perahu

5. Berhati-hati dalam Ucapan

Pesan moral terakhir dari cerita ini adalah pentingnya berhati-hati dalam berbicara.

Sumpah Dayang Sumbi untuk menikahi siapa pun yang mengambilkan benangnya mengakibatkan berbagai masalah dalam hidupnya.

Ketika menceritakan kisah sangkuriang atau cerita tangkuban perahu pada anak, jangan lupa untuk selalu menyelipkan pesan moral pada akhir cerita. Agar anak dapat mengambil hikmah dan menjadi pegangan dalam menapaki kehidupan selanjutnya.

 

(Vini/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City