4 Fakta Menarik Penangkapan Koh Erwin, Bandar Narkoba Penyetor Rp2,8 Miliar ke AKBP Didik Putra Kuncoro

Bandar Narkoba Koh Erwin
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Bareskrim Polri akhirnya berhasil menangkap Koh Erwin alias Erwin Iskandar, bandar narkoba yang diduga menjadi penyetor dana Rp2,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. Erwin sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Sabtu (21/2).

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Satgas NIC dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, memastikan penangkapan tersebut.

“Benar bahwa DPO Erwin telah ditangkap oleh Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (27/2).

Baca Juga:

Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Penyetor Rp2,8 Miliar ke AKBP Didik Putra Kuncoro

Berikut empat fakta menarik di balik penangkapan Koh Erwin:

1. Ditangkap Saat Hampir Menyeberang ke Malaysia

Koh Erwin ditangkap di atas kapal ilegal saat hampir memasuki perairan Malaysia.
Ia terdeteksi hendak melarikan diri melalui jalur laut ilegal dari wilayah Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Bareskrim menyebut, Erwin telah dipantau intensif setelah terendus akan menggunakan jalur penyelundupan laut untuk kabur ke luar negeri.

2. Sempat Melawan Petugas Saat Penangkapan

Dalam proses penangkapan, Koh Erwin sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.
Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Handik Zusen, menyebut petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

“Ada upaya melarikan diri dan ada perlawanan saat penangkapan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/2).

3. Bendahara Jaringan Ikut Diamankan

Tak hanya Koh Erwin, aparat juga menangkap Ais Setiawati, yang diketahui sebagai bendahara jaringan narkoba tersebut dan juga masuk dalam DPO.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Roman Elhaj, menyebut Ais ditangkap di Mataram pada Kamis (26/2), hampir bersamaan dengan pengejaran Koh Erwin di Sumatera Utara.

“Satu DPO atas nama Ais selaku bendahara kita tangkap di Mataram. Jadi Bareskrim menangkap Koh Erwin dekat perbatasan Malaysia, kami amankan satu lagi DPO di Mataram,” ujarnya.

4. Pelarian Diatur Jaringan Khusus

Bareskrim juga mengungkap bahwa pelarian Koh Erwin diatur oleh jaringan khusus.
Dua orang yang membantu pelarian tersebut ikut ditangkap, yaitu:

  • Akhsan al Fadhli alias Genda → membantu perjalanan darat Koh Erwin menuju Tanjung Balai
  • Rusdianto alias Kumis → fasilitator penyeberangan laut ilegal

Bareskrim menegaskan bahwa pelarian ini bukan aksi spontan, melainkan bagian dari sistem pelarian terstruktur yang disiapkan jaringan narkoba.

Penangkapan Koh Erwin menjadi titik penting dalam pengungkapan kasus aliran dana narkoba Rp2,8 miliar yang menyeret AKBP Didik Putra Kuncoro.

Bareskrim Polri menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk membongkar jaringan peredaran narkoba, aliran uang, serta potensi tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan kasus ini.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

4

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...