3 Dampak Negatif Terlalu Sering Buka Puasa dengan Gorengan!

Dampak negatif gorengan
Dampak negatif terlalu sering makan gorengan saat buka puasa. (istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Gorengan selalu menjadi menu favorit sebagian orang saat buka puasa. Namun, dibalik rasa gurih dan lezatnya, gorengan mempunyai dampak negatif bagi kesehatan.

Berikut ini merupakan bahaya yang bisa saja timbul, sebab terlalu banyak atau sering mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa?

Dampak negatif gorengan
Dampak negatif teralu sering makan gorengan. (istockphoto)

1. Asam Lambung Naik

Makan terlalu banyak gorengan saat berbuka puasa bisa menimbulkan keluhan yang berbeda pada tiap orang.

Bagi yang memiliki saluran pencernaan sensitif, makanan ini bisa merangsang naiknya asam lambung, yang menghasilkan heartburn atau rasa panas di sekitar perut bagian atas.

Lemak tinggi dan serat yang rendah dalam gorengan juga dapat menyebabkan masalah konstipasi atau sembelit.

2. Berat Badan Naik

Tidak hanya minuman manis, terlalu banyak mengonsumsi gorengan juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan selama puasa.

Makanan berminyak cenderung sulit dicerna oleh perut dan dapat menjadi sumber timbunan lemak, terutama di area perut.

Gorengan termasuk makanan tinggi kalori; satu gram minyak goreng setara dengan 10 gram kalori.

Konsumsi berlebihan dapat berujung pada peningkatan berat badan yang signifikan.

3. Membuat Tenggorokan Gatal

Konsumsi berlebihan gorengan saat berbuka puasa juga dapat membuat tenggorokan terasa gatal.

Hal ini disebabkan oleh akrolein, senyawa organik tak jenuh yang terbentuk saat minyak goreng sudah dipakai beberapa kali.

Akrolein dapat merangsang iritasi pada tenggorokan dan menyebabkan sensasi gatal.

Imbangi dengan Cara Ini

Untuk mengimbangi asupan kolesterol yang tinggi dari gorengan, ada beberapa trik yang dapat anda coba.

Misalnya, mengonsumsi buah delima, buah ini dapat membantu menurunkan penyerapan kolesterol dalam darah.

Fitosterol dalam delima dapat menghambat penyerapan kolesterol dan meningkatkan pengeluaran garam empedu, sehingga mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

BACA JUGA: 6 Daun Lalapan Sunda yang Punya Manfaat Kesehatan Luar Biasa

Buah melon dan alpukat juga bisa menjadi alternatif lainnya, karena kandungan nutrisinya yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol.

Meskipun gorengan mempunyai rasa yang nikmat sebagai menu buka puasa, ada baiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Dampak negatif pada gorengan perlu diwaspadai, agar tidak timbul bahaya penyakit yang lebih serius.

 

 

(Vini/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026