10 Anak di Ponorogo Diamankan Polisi Usai Ketahuan Merakit Ratusan Petasan

anak merakit petasan
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Sebanyak 10 anak berusia 9–12 tahun diamankan oleh petugas Polsek Jenangan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur setelah kedapatan merakit ratusan petasan.

Dari tangan para siswa tersebut, polisi menyita puluhan selongsong petasan dengan berbagai ukuran, mulai dari sebesar jari hingga sebesar lengan.

Setelah kejadian itu, para siswa bersama orang tua dan guru mereka diminta datang ke kantor polisi usai pulang sekolah untuk mendapatkan pembinaan dari petugas.

Belajar dari Media Sosial

Kapolsek Jenangan, Amrih Widodo, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas anak-anak yang merakit petasan.

Menurutnya, petasan tersebut rencananya akan dipasang pada balon udara.

“Ini rata-rata pelakunya usia SD hingga SMP. Untuk kejadian di Desa Jimbe ada sekitar 10 anak yang kami amankan,” ujar Amrih di Polsek Jenangan melansir Berita Satu, Selasa (10/3/2026).

Amrih mengungkapkan, para siswa tersebut belajar merakit petasan dari tutorial yang mereka temukan di media sosial.

“Mereka belajar dari media sosial. Bahkan bahan-bahan membuat bubuk petasan juga dibeli dari media sosial,” jelasnya.

Patungan Beli Bahan Petasan

Polisi juga menemukan fakta bahwa anak-anak tersebut membeli bahan petasan secara patungan.

Bahan-bahan tersebut kemudian digunakan untuk merakit petasan yang nantinya akan diterbangkan bersama balon udara.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita 94 selongsong petasan serta dua balon udara yang sudah siap diterbangkan.

Ratusan Petasan Diamankan

Selain kasus tersebut, polisi juga mengamankan ratusan petasan selama bulan Ramadan di wilayah Jenangan.

Barang bukti yang disita antara lain:

  • 345 petasan berbagai ukuran
  • 300 gram boster kelengkeng
  • 150 gram pigmen silver
  • 150 gram serbuk sumbu petasan

Petasan-petasan tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat jika digunakan secara sembarangan.

Baca Juga:

Gunung Awu Diguncang Ratusan Gempa, Warga Diminta Menjauh!

Dua Tahun Hilang Kontak, PMI Indramayu Ditemukan Tewas Dekat Tempat Sampah

Kepala sekolah tempat para siswa tersebut belajar, Atiq Fataqhul Jannah, mengatakan para siswa diminta datang ke Polsek Jenangan untuk mendapatkan pembinaan dari kepolisian.

Para siswa yang terlibat berasal dari kelas 3 dan kelas 4 sekolah dasar.

Setelah mendapatkan pembinaan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, kesepuluh anak tersebut akhirnya dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

Pihak sekolah juga diminta terus memberikan edukasi kepada para siswa mengenai bahaya merakit petasan, baik bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian