1 Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, Teridentifikasi Warga Pasuruan

KMP Tunu Pratama Jaya
(Basarnas Surabaya)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengungkap identitas salah satu dari tiga jenazah korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya. Sementara identifikasi dua jenazah sisanya masih terus dilakukan.

“Pada Jumat lalu ditemukan dua jenazah, dan hingga saat ini satu di antaranya sudah berhasil diidentifikasi,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, Minggu (13/7/2025).

Jenazah yang berhasil diidentifikasi tercatat dengan Nomor PM: DOKKES/MUNCAR/016. Korban ditemukan pukul 10.44 Wita pada Jumat, 11 Juli 2025, dan berhasil dikenali sebagai Muhlason, pria kelahiran Pasuruan, 12 Agustus 1975.

“Korban ini diketahui berdomisili di Dusun Brambang RT 1 RW 1, Desa Brambang, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Sementara itu, satu jenazah lainnya yang ditemukan dan diterima pada hari yang sama dengan Nomor PM: DOKKES/BLIMBINGSARI/017, masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI sejak 11 hingga 12 Juli 2025.

Begitu pula dengan jenazah ketiga yang berjenis kelamin perempuan, yang ditemukan nelayan pada Sabtu, 12 Juli 2025. Hingga kini, proses identifikasi terhadap jenazah tersebut masih berlangsung.

Baca Juga:

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya, Poisi Terbalik

Deteksi Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali KNKT Kerahkan ROV

Jules mengatakan jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Proses identifikasi terhadap korban lainnya akan terus dilanjutkan secara cermat dan menyeluruh.

“Tim DVI masih bekerja keras mencocokkan data medis serta properti yang dibawa korban dengan data antemortem dari keluarga,” katanya.

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu dini hari, 2 Juli 2025, sekitar pukul 00.30 WITA. Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali itu diduga tenggelam akibat cuaca buruk dan kelebihan muatan.

Berdasarkan data terbaru dari Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, hingga kini tercatat 30 orang selamat, 18 korban ditemukan meninggal dunia (2 di antaranya masih dalam proses identifikasi), dan 17 lainnya hingga kini masih hilang belum ditemukan.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026