1.780 Dapur MBG Disetop Sementara, Dadan Hindayana: Tak Penuhi Standar Higiene dan IPAL

Puluhan Dapur SPPG di Bandung Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Ilustrasi- Dapur MBG (st)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah memperketat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menghentikan sementara ribuan dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi standar operasional. Langkah ini ditegaskan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan bagi jutaan penerima manfaat, terutama anak-anak.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa penghentian sementara dilakukan terhadap SPPG yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

“SPPG-SPPG yang tidak memiliki IPAL atau belum daftar SLHS, kita hentikan dulu sementara. Ketika sudah daftar tapi sertifikat belum keluar dalam satu bulan, tetap kita hentikan sementara,” ujarnya.

Dari total sekitar 26.800 unit SPPG yang tersebar di berbagai daerah, saat ini tercatat sekitar 1.780 unit yang ditangguhkan operasionalnya. Namun, angka tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses perbaikan yang dilakukan oleh masing-masing pengelola.

Pengawasan di lapangan juga diperkuat dengan keterlibatan inspektorat guna memastikan setiap unit memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan kelayakan operasional. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas program secara bertahap sepanjang 2026 sesuai arahan Presiden.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa langkah penutupan sementara ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam membenahi program strategis tersebut.

“Ada 1.780 SPPG ditutup karena tidak sesuai standar. Penutupan itu langkah paling keras, artinya kita serius melakukan perbaikan,” katanya.

Baca Juga:

BGN Wajibkan SPPG Unggah Menu MBG di Medsos

Ia menambahkan bahwa Program MBG tidak sekadar membagikan makanan, tetapi merupakan investasi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan sekitar 82,9 juta anak sebagai penerima manfaat.

Zulkifli mengakui bahwa program berskala besar tersebut masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Namun, pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar tidak ada masalah yang berdampak pada anak-anak.

“Tentu ini tidak mudah, jumlahnya sangat besar. Tapi kita tidak boleh ada kesalahan karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Pemerintah juga mengajak pihak sekolah untuk aktif mengawasi pelaksanaan program di lapangan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, sekolah diminta segera menyampaikan laporan melalui SPPG atau kanal pengaduan resmi yang telah disediakan.

Dengan pengawasan yang diperketat dan perbaikan berkelanjutan, pemerintah berharap Program MBG dapat berjalan optimal serta benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan gizi dan kualitas generasi muda Indonesia.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo