Sulit Penuhi Syarat SLHS, Puluhan SPPG di Cianjur Minta Dihentikan Sementara

SLHS cianjur
Program MBG (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIANJUR, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, secara resmi merekomendasikan penghentian sementara operasi puluhan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah ini diambil menyusul belum terpenuhinya kewajiban kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga batas waktu 31 Oktober 2025.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa rekomendasi ini telah disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penanggung jawab program.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan untuk mengantisipasi kejadian keracunan massal, seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

“Kami minta berhenti beroperasi dulu sementara bagi dapur yang belum mengantongi izin lengkap. Keputusannya ada di BGN, dan mulai besok (1 November) dapur yang belum lengkap izinnya tidak boleh beroperasi terlebih dahulu,” ujar Bupati Wahyu, mengutip Antara, Jumat (1/11/2025).

Proses Perizinan yang Terkendala

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur mengungkapkan bahwa dari total 130 dapur MBG yang mengajukan SLHS, hanya 56 dapur yang telah dinyatakan lolos dan mendapatkan sertifikat. Sebagian lainnya masih dalam proses pemeriksaan.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, Made Setiawan, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah dapur yang mengantongi SLHS signifikan, dari sebelumnya hanya empat dapur. Namun, lonjakan pendaftaran di hari-hari terakhir menjadi kendala utama.

“Setelah diwajibkan, banyak pengelola dapur yang mendaftar bersamaan. Sementara kapasitas petugas dan laboratorium kami terbatas, hanya bisa memproses sekitar 10 dapur per hari,” jelas Made.

BACA JUGA

Baru 22 SPPG yang Lolos SLHS di Kabupaten Cirebon, 26 Tak Penuhi Standar Sanitasi

Dinkes Kota Bandung: SLHS Bukan Jaminan Dapur MBG Aman dari Keracunan

Dia menambahkan bahwa proses pemeriksaan hingga penerbitan sertifikat membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Penghentian sementara puluhan SPPG di Kabupaten Cianjur ini dimaksudkan untuk memastikan semua dapur MBG beroperasi sesuai dengan standar keamanan dan higienitas yang telah ditetapkan dalam kriteria SLHS demi melindungi kesehatan masyarakat.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026