Cek! Ini Keunggulan Setrika Uap

Keunggulan Setrika Uap
(Web)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG.TM.ID Setrika kering dan setrika uap mempunyai perbedaan pada cara kerjanya dan hasil yang didapatkan. Biasanya setrika uap menghasilkan uap air yang bisa menembus serat kain. Sedangkan setrika kering menngunakan elemen yang panas untuk melunakkan serat kain.

Apa kamu mengetahui keunggulan setrika uap dibanding setrika kering? Berikut merupakan keunggulan dari setrika uap yang perlu kamu ketahui!

1. Menghilangkan Kerutan dengan Lebih Baik

Keunggulan setrika uap yang pertama adalah bisa menghilangkan kerutan dengan lebih baik. Meskipun setrika kering juga bisa melakukan ini, tapi setrika uap lebih baik, karena uapnya bisa meresap sampai dalam serat kain tersebut. Saat itu juga kerutan pada baju bagian depan dan belakang akan cepat hilang.

Uap yang dihasilkannya juga bisa menjaga kelembapan kain tersebut. Sehingga hasilnya pakaian akan lebih cepat rapi.

2. Mudah Untuk Digunakan

Keunggulan setrika uap kedua adalah mudah digunakan. Kamu perlu mengarahkan nozzle ke arah pakaian tersebut dan menekan tombol uap. Hanya sekali gerakan kain tersebut akan lurus serta lembut. Berbeda dengan setrika kering yang perlu banyak gerakan dan mengeluarkan banyak effort untuk merapikan kain di kerah baju.

3. Tidak Merusak Kain

Keunggulan setrika uap selanjutnya adalah tidak merusak kain. Aman sekali di gunakan untuk semua jenis kain. Setrika kering ini hanya cocok untuk merapikan baju yang hanya terbuat dari wool, sutra, brokat, dan sintetis. Hal tersebut kadang merepotkaan, karena kita tidak paham dengan bahan yang di gunakan.

Setriak uap tidak langsung menyentuh kain dan tidak meninggalkan goresan pada kain, jadi lebih aman untuk semua jenis pakaian.

4. Bisa Digunakan Untuk Semua Jenis Kain

Setrika uap bisa di gunakan untuk semua jenis kain termasuk kain sutra, wol, katun, dan denim. Beda dengan setrika kering, kamu perlu memilihnya dengan sesuai. karena jika asal akan merusak tekstur kainnya.

Ada beberapa bahan baju yang sebaiknya tidak boleh kita setrika dengan setrika kering seperti rayon, spandex, satin, vinyl, dan nylon. Biasanya bahan ini sering di gunakan untuk baju gamis, kaos kaki, dan yang lainnya.

5. Menghilangkan Bau Tidak Sedap

Ternyata setrika uap bisa menghilangkan bau tidak sedap pada pakaian. Apalagi jika baju tersebut sudah lama sekali kamu simpan di lemari atau terkena asap rokok. Hal tersebut terjadi saat uap melewati sela kain akan sekaligus mengangkat kotoran dan partikel yang bisa menyebabkan bau pada pakaian.

Uap air juga bisa membunuh bakteri dan jamur yang bisa menyebabkan bau tidak sedap pada pakaian. Setrika kering hanya bisa merapikan tanpa menghilangkan bau yang ada pakaian tersebut.

BACA JUGA: Tips Memilih Baju Untuk Orang Gemuk!

(Kaje) 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City