WNA Singapura Dibunuh Brutal karena Cinta, Jasad Dilakban dan Dicor

Mayat bersimbah darah di Bogor. (pembunuhan wna . Petugassingapura petugas ppsu
ilustrasi. (Feepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Teka-teki penemuan jasad mengenaskan di Sungai Citanduy akhirnya terurai. Kepolisian dari Polresta Cilacap memastikan korban merupakan warga negara asing asal Singapura yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tangan terikat dan mulut dilakban.

Kasus ini sempat menyita perhatian publik sejak Februari lalu, terutama karena kondisi jenazah yang menunjukkan indikasi kuat pembunuhan terencana.

Motif Cemburu Berujung Pembunuhan Sadis

Pengusutan polisi mengarah pada motif personal yang klasik namun mematikan: cemburu. Kapolresta Cilacap Budi Adhy Buono mengungkapkan bahwa korban diduga memiliki hubungan dengan pasangan salah satu pelaku.

“Motifnya karena cemburu, korban diketahui menjalin hubungan dengan pacar pelaku,” ungkapnya.

Dua pelaku yang telah diamankan diketahui berasal dari Pangandaran. Mereka menghabisi korban secara brutal di sebuah rumah di wilayah Sukabumi dengan cara membekap dan memukul menggunakan bambu.

Jasad Dilakban hingga Dicor

Kekerasan tidak berhenti pada pembunuhan. Untuk menghilangkan jejak, pelaku melakukan tindakan ekstrem dengan membungkus jasad menggunakan kain sprei dan plastik, lalu melakban seluruh bagian tubuh.

Lebih jauh, jasad korban bahkan sempat dicor menggunakan adonan semen sebelum akhirnya dibuang ke Bendungan Menganti, Cilacap.

Upaya ini diduga dilakukan untuk menghambat identifikasi sekaligus menghilangkan barang bukti.

Pelaku Ditangkap, Satu Masih Buron

Polisi bergerak cepat setelah identitas korban terungkap. Dua pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya masih dalam pengejaran.

Barang bukti yang disita cukup lengkap—mulai dari semen, kain pembungkus, hingga kendaraan milik korban yang digunakan untuk mengangkut jasad.

Kasus ini kini mengarah pada jeratan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman berat.

Baca Juga:

Wanita Muda Coba Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka

Fakta Baru Kasus Kematian Cucu Mpok Nori, Tersangka Tampak Tidak Menyesal

Penyidik menegaskan para pelaku akan dijerat pasal pembunuhan berencana yang memungkinkan hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup.

Kasus ini menjadi potret gelap bagaimana konflik personal dapat berubah menjadi kejahatan brutal yang dirancang dengan rapi.

Di sisi lain, aparat memastikan proses hukum akan dikawal hingga tuntas, termasuk memburu pelaku yang masih melarikan diri.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City