Waspada Penipuan Gunakan AI, OJK dan Satgas PASTI Daerah Jawa Barat Beberkan Cara Mencegahnya

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal  (Satgas PASTI) Daerah Jawa Barat kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) yang marak terjadi dan menimbulkan kerugian.

Kemajuan teknologi dalam AI memiliki potensi untuk digunakan dalam penipuan dengan membuat tiruan suara (voice cloning) dan tiruan wajah (deepfake).

Tiruan suara

    Teknologi AI memudahkan pelaku penipuan untuk merekam dan meniru suara seseorang seperti teman, kolega, atau keluarga. Dengan menggunakan suara yang sudah dipelajari tersebut, penipu dapat melakukan percakapan seolah-olah mereka adalah orang yang dikenal korban.

    Tiruan wajah

    Teknologi AI juga memungkinkan pelaku penipuan untuk membuat video palsu yang meniru wajah dan ekspresi seseorang dengan akurat. Video ini dapat digunakan untuk meyakinkan korban bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan orang yang mereka kenal, sehingga korban merasa lebih percaya.

    Cara Mencegah Penipuan AI :

    1. Melakukan verifikasi informasi: jika menerima permintaan yang tidak biasa, terutama yang meminta uang atau informasi pribadi, lakukan verifikasi terlebih dahulu dengan orang tersebut melalui saluran komunikasi yang lain.
    2. Jaga kerahasiaan informasi pribadi: jangan pernah atau mudah memberikan informasi pribadi atau keuangan kepada seseorang yang tidak dapat anda verifikasi dengan pasti identitasnya.
    3. Hati-hati dengan video atau suara yang tidak biasanya: waspadai video atau suara yang terlihat atau terdengar tidak biasa meskipun datang dari orang yang dikenal.

    Satgas PASTI Blokir 776 Aktivitas dan Entitas Keuangan Ilegal

    Kepala OJK Provinsi Jawa Barat selaku Ketua Satgas PASTI Daerah Jawa Barat – Darwisman mengatakan pada November 2025, Satgas PASTI kembali memblokir 611 entitas pinjaman online ilegal di sejumlah situs dan aplikasi serta 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri) yang berpotensi merugikan masyarakat dan melanggar ketentuan penyebaran data pribadi.

    Selain itu, Satgas PASTI juga memblokir 69 tawaran investasi ilegal terkait indikasi penipuan dengan beberapa modus berupa meniru atau menduplikasi nama produk, situs, maupun sosial media milik entitas berizin dengan tujuan untuk melakukan penipuan (impersonation), penipuan penawaran kerja paruh waktu, dan penipuan penawaran berbagai bentuk investasi.

    Berdasarkan laporan masyarakat di wilayah Provinsi Jawa Barat terkait praktik penawaran investasi ilegal, Satgas PASTI Daerah Jawa Barat telah melakukan langkah penanganan dan telah ditindaklanjuti sesuai kewenangan. Dalam hal ini, langkah penanganan dimaksud berupa pemblokiran oleh Satgas PASTI terhadap entitas investasi ilegal yaitu PT Riset Teknologi Internet (https://play.google.com/store/apps/details?id=plus.H5D502490; https://www.risetcar.com; https://www.risetcar.org) dengan modus Penawaran Investasi Rental Mobil dan Next15 (http://www.n15work.com/; https://www.fa76.com/index/my/login.html; http://www.next15ad.com/) dengan modus meniru atau menduplikasi nama situs maupun sosial media milik entitas berizin.

    Selain itu, pada bulan Oktober 2025, Satgas PASTI juga telah menghentikan kegiatan usaha yang dilakukan oleh Golden Eagle International – UNDP (Golden Eagle) karena tidak memiliki landasan legalitas operasional yang jelas dan berpotensi memberikan informasi yang tidak benar kepada masyarakat. Berdasarkan hasil klarifikasi yang dihadiri oleh pihak Golden Eagle dan Satgas PASTI Daerah maupun Pusat, dapat disimpulkan bahwa skema pembiayaan yang ditawarkan terbukti tidak memiliki dasar legalitas resmi dan berpotensi menyesatkan bagi masyarakat.

    Satgas PASTI Daerah Jawa Barat juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati terhadap maraknya penawaran investasi maupun  penghimpunan dana yang menawarkan keuntungan tidak wajar. Masyarakat juga diimbau agar memastikan setiap penawaran produk dan layanan telah mendapatkan izin dari otoritas atau instansi yang berwenang. Bagi masyarakat yang menemukan informasi atau tawaran investasi dan pinjaman online yang mencurigakan atau diduga ilegal atau memberikan iming-iming imbal hasil/bunga yang tinggi (tidak logis) diimbau untuk melaporkannya kepada Kontak OJK dengan nomor telepon 157, WA (081 157 157 157), email: konsumen@ojk.go.id  atau email: satgaspasti@ojk.go.id.

    Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
    Berita Terkait
    Berita Terkini
    IMG-20260815-WA0004
    Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
    WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
    KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
    SAVE_20260815_081923
    Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
    Gambar_stadion_segiri
    Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
    WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
    Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
    Berita Lainnya

    1

    2

    6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

    3

    Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

    4

    Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

    5

    Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
    Headline
    WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
    Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
    WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
    Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
    siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
    Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
    WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
    Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City