Viral Tes CPNS Diadakan Tak Serentak, Ini Kata BKN

Tes CPNS
(klik pendidikan)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Viral video Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan pihaknya tengah merancang skema tes CPNS yang lebih fleksibel. Tes CPNS rencananya tidak lagi dilaksanakan serentak pada satu kurun waktu seleksi.

Pada rancangan skema ini, tes CPNS dapat dilakukan peserta kapan saja di fasilitas BKN, seperti halnya tes TOEFL. Hasil tesnya berlaku selama 2 tahun.

Lebih lanjut, jika belum lolos salah satu subtes, maka peserta tes bisa mengulang ujian pada subtes yang belum memenuhi nilai kompetensi minimum saja.

Zudan mengatakan, rancangan skema baru merespons mahalnya biaya seleksi pengadaan CPNS dengan skema serentak saat ini. Di samping menghemat anggaran, rancangan skema baru dinilai juga menghindari penumpukan pelamar dalam satu waktu dan membuka kesempatan lebih luas bagi pelamar.

Pernyataan Zudan meraih respons beragam dari warganet. Salah satunya menyorot potensi joki, kebocoran soal, dan nepotisme melalui orang dalam (ordal).

Merespons sentimen warganet, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN Wisudo Putro Nugroho menyatakan transparansi tes CPNS dijaga lewat penggunaan sistem Computer-assisted test (CAT) BKN.

CAT BKN adalah sistem seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan lulusan yang memenuhi standar minimal kompetensi.

Baca Juga:

Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda, Ini Alasannya!

Langkah-Langkah Pendaftaran CPNS Januari 2025, Simak Informasinya

Terdapat sistem pendeteksi wajah pada saat registrasi dan pada saat ujian dengan CAT BKN. Kendati demikian, masih ada peserta yang mencoba menggunakan jasa joki saat seleksi pengadaan CPNS sebelumnya.

Jika telah mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dengan CAT BKN, peserta akan memperoleh Sertifikat SKD CAT BKN. Sertifikat ini menjadi bukti hasil SKD peserta bersangkutan.

Sertifikat SKD di antaranya memuat nilai subtes tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, dan tes karakteristik pribadi; beserta barcode berisi data lengkap peserta. Validasi sertifikat dapat dilakukan dengan memindai barcode menggunakan aplikasi SertifiCAT.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun