Viral Sepeda Nabi Adam, Ini Faktanya

Sepeda Nabi Adam
(Net)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Belakangan ini viral di media sosial video penampakan sepeda Nabi Adam di Arab Saudi. Banyak ibu-ibu yang terkesima melihat sepeda tersebut. Hingga video tersebut menjadi viral dan menjadi meme yang lucu.

Dalam video yang beredar, menunjukkan rombongan ibu-ibu melewati sepeda raksasa yang diklaim sebagai sepeda nabi adam. Sepeda raksasa tersebut terlihat berada di Jeddah, Arab Saudi. Ukurannya terlihat sangat besar sehingga banyak yang kagum terutama ibu-ibu.

Meme “Pelan-Pelan Pak Sopir”

Sepeda Nabi Adam
(Net)

Video tersebut menjadi viral karena terdengarnya suara ibu-ibu yang meminta sopir melaju perlahan saat melewati monumen raksasa tersebut. Mereka mengajukan permintaan karena sepeda tersebut memiliki ukuran yang sangat besar.

Tidak disangka suara ibu-ibu tersebut menjadi viral di TikTok. Kemudian menjadi meme “Pelan-pelan pak sopir”. Banyak netizen yang menggunakan suara ini saat melihat sesuatu yang besar di jalan.

Kehadiran sepeda nabi adam tersebut menjadi hal yang sangat menarik, Selain itu juga mengundang perhatian banyak orang. Banyak netizen yang kreatif menggunakan suara ini dalma berbagai konteks yang lucu dan menghibur.

Dengan adanya fenomena ini menunjukkan bahwa betapa kuatnya media sosial saat ini. Video singkat yang diunggah dengan spontan tersebut dapat mendunia.

Fakta Monumen Sepeda Nabi Adam di Jeddah

Sepeda Nabi Adam
(Net)

Saat ini diketahui sepeda raksasa tersebut terdapat di kawasan Al Mawadi, Jeddah. Ternyata sepeda dengan tinggi lima meter tersebut berasal dari Indonesia. Sepeda ini merupakan hadiah dari Gubernur DKI Jakarta yaitu Ali Sadikin.

Bersamaan dengan ribuan sepeda lainnya, sepeda ini dikirim langsung dari Jakarta. Merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah setempat. Sehingga sepeda raksasa ini menjadi monumen yang berada di tengah kota.

Mengapa di juluki sebagai sepeda nabi adam? karena ukurannya terlalu besar. Sebutan tersebut sampai saat ini masih tetap abadi di kalangan jemaah haji. Bahkan turis asal Indonesia dan Asia Tenggara juga menyebutnya dengan sebutan yang serupa.

Selain patung yang menjadi monumen di Jeddah tersebut, ada juga beberapa tokoh Indonesia yang namanya sebagai nama jalan di beberapa negara loh.

BACA JUGA: Menguak Gaya Hidup Mewah Si Kembar, Penipu PO iPhone Viral

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara