BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Media sosial belakangan ini dihebohkan dengan produk bernama Whip Pink. Bukan minuman kekinian atau camilan hits, melainkan tabung gas kecil berwarna pink yang ramai diperbincangkan karena disalahgunakan oleh anak muda untuk mencari sensasi “mabuk”.
Whip Pink adalah tabung gas kecil berisi nitrous oxide (N2O), yang dikemas dengan desain warna pink mencolok. Secara legal, produk ini digunakan untuk industri kuliner sebagai gas pembantu dalam pembuatan whipped cream. Jadi, fungsi aslinya memang untuk keperluan masak.
Di situs resminya, Whip Pink dijelaskan sebagai whippets atau cartridge gas nitrous oxide bertekanan yang berfungsi sebagai propelan untuk mendorong krim keluar dari tabung whipped cream.
Menghirup nitrous oxide menghasilkan sensasi cepat yang hanya bertahan beberapa detik hingga satu atau dua menit yang berupa kesemutan, pusing, rasa tenang atau rileks. Bagi sebagian orang, sensasi ini terdengar “menyenangkan” untuk dicoba.
Baca Juga:
Diduga Mabuk, Minibus Ringsek Hantam Minimarket di Bundaran RSUD Karawang
Kesenangan sesaat ini menyimpan risiko serius. Berikut bahaya yang mengintai:
Risiko Jangka Pendek:
- Sakit kepala dan mual
- Ketidakstabilan emosi
- Gangguan irama jantung
- Risiko pingsan atau hilang kesadaran mendadak
- Gangguan fungsi kognitif dan kemampuan motorik
Risiko Jangka Panjang:
- Dalam kasus ekstrem: kehilangan fungsi otot permanen
- Kerusakan otot, ginjal, dan hati
- Kerusakan sistem saraf
- Defisiensi vitamin B12 parah yang bisa menyebabkan saraf permanen
- Gangguan keseimbangan dan mati rasa
Penyalahgunaan whippets dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah secara drastis. Menghirup nitrous oxide tanpa oksigen pendamping dapat menyebabkan hipoksia yaitu kondisi yang berpotensi memicu kematian akibat asfiksia.
Penggunaan N2O secara berulang dapat menyebabkan ketergantungan “sensasi high” yang singkat mendorong penggunaan berulang dalam waktu singkat.
(Magang UNPAD/Rifa Rayja Athallah)











