Efek Kecubung Lebih Bahaya dari 5 Jenis Narkoba Ini, Heroin-Kokain Gak Ada Apa-apanya!

kecubung narkoba
(Ilustrasi.Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sedang viral peristiwa mabuk kecubung massal yang terjadi di Banjarmasin, Kalimantan Timur. Bahkan, dari peristiwa itu berakhir menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Kandungan dari tanaman ini dapat membahayakan jiwa pengkonsumsi. Kecubung disebut lebih berbahaya dari lima jenis narkoba, seperti Ganja, shabu, ekstasi, heroin, dan kokain.

Melansir laman BNN, Tanaman yang mempunyai nama lain Borrachero atau yang lebih dikenal dengan sebutan bunga kecubung atau bunga terompet karena bentuknya yang menyerupai terompet.

Kandungan pada Kecubung

Walaupun bukan termasuk golongan narkotika, bunga kecubung kerap digunakan sebagai penghilang kesadaran atau sebagai zat pembius, sebab daun kecubung berkhasiat anestesi. Hal itu terutama karena tanaman ini mengandung metil kristalin yang mempunyai efek relaksasi.

BACA JUGA: Viral Bule Mabuk Nyerang Polisi Sampe Pingsan di Bali!

Dalam situs Ilmu Pengetahuan dan Teknologi disebutkan bahwa kecubung mengandung senyawa kimia alkaloid. Senyawa jenis ini terdiri atas atropin, hiosiamin, dan skopolamin yang bersifat antikholinergik. Kecubung juga mengandung hiosin, zat lemak, kalsium oksalat, meteloidina, norhiosiamina, norskopolamina, kuskohigrina, dan nikotina.

Kandungannya skopolamin yang ada dalam bunga kecubung dikenal dengan sebutan ‘The Devil’s Breath’ atau dalam bahasa Indonesia artinya nafas setan. dalam sebuah film dokumenter berjudul ‘the world’s scariest drug’ pada tahun 2013 diketahui skopolamin mengubah siapa yang mengonsumsi menjadi zombie.

Harga satu gram skopolamin mirip dengan harga satu gram kokain, bahkan pengedar tersebut menyebutnya lebih buruk dari antraks. Dalam dosis yang tinggi obat ini bisa menyebabkan kematian. Obat ini juga bisa menghilangkan ingatan penggunanya.

Kasus Penyalahgunaan

Sudah banyak korban penyalahgunaan bunga kecubung di berbagai negara, tak hanya terjadi di Indonesia. Ada orang yang menjadi gila bahkan hilang ingatan. Mengutip dari laman Dailymail.com, menurut British Journal of Clinical Pharmacology, obat ini juga dikenal sebagai hyoscine yang bikin tingkat kehilangan ingatan yang sama dengan diazepam.

Karena sifatnya yang memabukkan itulah bunga kecubung dan tembakau gorila ikut dalam daftar 15 tanaman yang diusulkan Kementerian Kesehatan untuk masuk dalam golongan narkotika. Konon, efek mabuk dari kecubung jauh lebih dahsyat ketimbang ganja. Itulah kenapa sering terdengar cerita orang berhalusinasi atau tidak sadarkan diri sampai berhari-hari karena mengonsumsi kecubung.

 

(Saepul/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb dan pemkot bogor
bank bjb dan Pemkot Bogor Berkolaborasi Demi Wujudkan Perencanaan Pensiun yang Lebih Sejahtera
5 Rekomendasi Les Ngaji Online Anak dengan Jadwal Fleksibel
5 Rekomendasi Les Ngaji Online Anak dengan Jadwal Fleksibel
WhatsApp Image 2026-07-30 at 14.12
JNE Raih IWEB Logistics Inovation Award 2026, Hadirkan Inovasi Untuk Dukung UMKM di Indonesia
bank bjb Perluas Pembiayaan KUR PMI, Dukung Generasi Muda Raih Peluang Kerja Global
bank bjb Perluas Pembiayaan KUR PMI, Buka Jalan Generasi Muda Raih Karier Global Lewat Program Magang Jepang
WhatsApp Image 2026-07-29 at 11.29
éL Hotel Bandung Gelar Donor Darah Bersama PMI, Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Berita Lainnya

1

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-02 at 20.20
Diterpa Badai Fitnah, Bupati Bandung KDS Tetap Tenang dan Fokus Bekerja
image_870x_6a677bc509689
Mitchell Baker Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
bank-bjb-earning-call-2q-2026-v3-4
bank bjb Cetak Laba Tumbuh 58,8%, Aset Tembus Rp228,2 Triliun
IMG-20260727-WA0003
Gilang Dorong Puskesmas di Jakasampurna, Akses Layanan Kesehatan Jadi Prioritas